UNJ Tegaskan Komitmen Kebangsaan lewat Partisipasi Pegawai
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengirim 10 pegawai mengikuti kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026. Aksi ini bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan tindak lanjut arahan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Partisipasi resmi sesuai arahan kementerian
UNJ menugaskan sepuluh pegawai untuk menghadiri agenda nasional tersebut. Keputusan pengiriman perwakilan merupakan respons langsung atas surat instruksi kementerian kepada satuan kerja di lingkungan pendidikan tinggi.
Institusi berharap kehadiran itu menunjukkan komitmen nyata terhadap nilai nasionalisme dan kebersamaan, bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi.
Alasan dan peran perguruan tinggi
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Prof. Ari Saptono, mengatakan keterlibatan pegawai menjadi bagian tanggung jawab institusi dalam menumbuhkan nilai kebangsaan.
“Partisipasi dalam Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi momentum memperkuat rasa syukur atas perjalanan bangsa. Nilai persatuan dan semangat kebangsaan perlu terus dirawat melalui berbagai bentuk partisipasi,”
Ia juga menegaskan bahwa perguruan tinggi berfungsi lebih dari sekadar pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Institusi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kohesi sosial.
Persiapan dan pelaksanaan
Direktur Sumber Daya Manusia UNJ, Agus Purwadi, menyatakan keikutsertaan pegawai merupakan tindak lanjut resmi dari surat kementerian. Ia menekankan bahwa kehadiran pegawai mencerminkan komitmen institusi terhadap nasionalisme.
“UNJ menindaklanjuti arahan kementerian dengan menugaskan perwakilan pegawai mengikuti kegiatan ini. Kehadiran pegawai juga mencerminkan komitmen institusi terhadap nilai nasionalisme dan kebersamaan,”
Kepala Kantor Tata Usaha, Layanan Umum, dan Rumah Tangga UNJ, Syarif Hidayatullah, menambahkan persiapan dilakukan secara terkoordinasi. Langkah ini untuk memastikan seluruh peserta mengikuti kegiatan sesuai ketentuan panitia.
Dampak dan harapan ke depan
UNJ berharap momentum peringatan kemerdekaan mengingatkan sivitas akademika akan pentingnya persatuan dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus diinternalisasi dalam budaya kerja dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Dengan partisipasi ini, UNJ menegaskan posisi institusi sebagai agen yang aktif memelihara nilai kebangsaan dan memperkuat kohesi sosial di lingkungan akademik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kepala BGN Terapkan 'Zero Tolerance' untuk Keamanan Pangan MBG
Kepala BGN Sudaryono menegaskan 'zero tolerance' atas insiden keamanan pangan di Program MBG setelah menjeng...
BGN Tinjau Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang
Kepala BGN meninjau 707 korban dugaan keracunan MBG di Semarang; investigasi laboratorium dan tindakan tegas...
Bernarda Bongkar Perjuangan Guru Perintis di Pedalaman Papua
Bernarda Rurit meluncurkan buku yang merekam perjuangan guru perintis di pedalaman Papua dan proses penulisa...
Kedubes Malaysia Respons Penangkapan Pilot terkait 25,1 kg Ekstasi
Kedubes Malaysia menghormati proses hukum dan minta akses kekonsuleran setelah penangkapan pilot MH727 yang...
Gubernur Pramono Minta Pengelola Mal Kurangi Pagar Tinggi
Gubernur Pramono Anung minta pengelola mal dan perkantoran kurangi pagar tinggi dan tambah ruang hijau, usai...
PKP Percepat Pembangunan 25.606 Huntap di Sumatra hingga 2027
PKP percepat pembangunan 25.606 huntap pascabencana di Sumatra hingga 2027 dengan tambahan anggaran dan targ...