UMKM Kabupaten Tangerang Naik Drastis, 78.504 Sudah Miliki NIB
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyatakan jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Tangerang, Banten, meningkat tajam pada 2025. Pemkab mencatat sebanyak 78.504 pelaku UMKM kini telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), naik dari sekitar 61.000 unit usaha pada 2024.
Kenaikan jumlah UMKM
Peningkatan ini tercapai dalam rentang satu tahun. Menurut catatan pemerintah daerah, terjadi penambahan sekitar 17.000 unit usaha dari 2024 ke 2025. Perubahan jumlah tersebut dianggap signifikan oleh pihak eksekutif daerah.
"Satu tahun berjalan, tepatnya pada 2025, jumlah UMKM sudah bertambah 17.000 menjadi 78.000. Jelas melonjak drastis,"
Legalitas lewat NIB
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna, memastikan seluruh pelaku yang tercatat itu telah mengantongi NIB. Ia juga mencatat, sekitar 70 persen pelaku usaha merupakan perempuan.
"Jadi 78.504 UMKM di Kabupaten Tangerang ini semuanya telah memiliki NIB. Dan 70 persen pelaku usaha merupakan perempuan,"
Program pendampingan dan akses permodalan
Pemerintah daerah menyebut program pendampingan menjadi salah satu pendorong utama kenaikan pendaftaran NIB. Langkah yang dijalankan mencakup pelatihan usaha, pendampingan bisnis, fasilitasi legalitas usaha, serta bantuan akses permodalan.
"Kita juga memfasilitasi legalitas usaha mereka. Selain itu memberikan bantuan pinjaman permodalan usaha para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang,"
Menurut pejabat daerah, proses mempermudah legalitas menjadi strategi untuk mempercepat formalitas usaha dan membuka akses ke pembiayaan serta pasar yang lebih luas.
Dampak dan harapan ke depan
Pemkab berharap kepemilikan NIB dapat meningkatkan daya saing UMKM lokal. Dengan legalitas yang jelas, pelaku usaha berpeluang lebih mudah mengakses kredit, program pembinaan, dan mitra pemasaran.
Meski demikian, tantangan seperti peningkatan kualitas produk, manajemen bisnis, dan akses pasar tetap butuh perhatian berkelanjutan. Pemerintah daerah menyatakan akan melanjutkan program pendampingan untuk memastikan pertumbuhan tersebut berkelanjutan.
Data kenaikan dan langkah kebijakan ini menjadi fokus utama pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendorong ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
IHSG Melemah 132,32 Poin, Sentimen Global Bayangi Pasar
IHSG ditutup melemah di 6.182,99 pada 24 Juli 2026, anjlok 132,32 poin seiring sentimen geopolitik dan tarif...
Pertemuan Bisnis RI-Tiongkok Hasilkan Kesepakatan US$2 Miliar
Pertemuan bisnis RI-Tiongkok di Jakarta (23 Juli 2026) menghasilkan kesepakatan sekitar US$2 miliar, meliput...
IHSG Dibuka Melemah 1,26% ke 6.266,97 Jelang Akhir Pekan
IHSG dibuka melemah 1,26% ke 6.266,97 pada 24 Juli; sentimen eksternal dan harga minyak tekan pasar menjelan...
IHSG Turun 1,75% ke 6.204,63 pada Jeda Siang 24 Juli 2026
IHSG melemah 1,75% ke level 6.204,63 pada jeda siang 24 Juli 2026, terdorong oleh kenaikan harga minyak dan...
Rupiah Melemah ke Rp17.980, Dipicu Sentimen Risk-off
Rupiah turun 0,25% ke Rp17.980 pada pembukaan 24 Juli 2026 seiring sentimen risk-off dan eskalasi konflik AS...
Harga Emas Galeri24 dan UBS Turun, Catat Perinciannya (24 Juli 2026)
Harga emas Galeri24 dan UBS turun pada 24 Juli 2026; Galeri24 ke Rp2.608.000/gram dan UBS ke Rp2.620.000/gra...