Politik

Turnamen Voli Pantai Trans Group Digelar di Pantai Slopeng

Bagikan:

SUMENEP — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo membuka Turnamen Voli Pantai Trans Group di kawasan Pantai Slopeng, Minggu, 1 November 2026. Ajang ini dihelat untuk mendorong regenerasi atlet dan menjaga prestasi voli pantai di Kabupaten Sumenep.

Pembukaan dan tujuan

Turnamen resmi dibuka oleh Bupati Fauzi di tepi pantai. Kegiatan ini dirancang menjadi wadah kompetisi bagi atlet lokal dan sarana pencarian bibit baru. Penyelenggara berharap turnamen rutin dapat menjamin keberlanjutan prestasi daerah dalam cabang voli pantai.

Peserta dan format kompetisi

Turnamen diikuti oleh 82 klub dari berbagai wilayah di Sumenep. Peserta terbagi menjadi 71 tim putra dan 11 tim putri. Kehadiran puluhan klub memberi kesempatan bagi atlet untuk mengasah kemampuan lewat pertandingan yang berjenjang.

  • Jumlah klub: 82
  • Tim putra: 71
  • Tim putri: 11

Pesan Bupati tentang pembinaan dan regenerasi

Bupati Fauzi menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan untuk mempertahankan prestasi. Ia menyebutkan bahwa voli pantai telah menjadi salah satu andalan daerah dalam kompetisi olahraga.

“Kita tahu voli pantai menjadi andalan dan terus memberikan prestasi untuk Sumenep,”

Menurut Fauzi, kompetisi seperti ini tidak sekadar ajang pertandingan. Turnamen harus menjadi proses pembinaan yang sistematis untuk menemukan atlet potensial.

“Kami berharap dari kompetisi ini lahir atlet-atlet potensial yang bisa membawa nama baik Sumenep. Pembinaan harus terus berjalan agar prestasi voli pantai semakin berkembang,”

Penyerahan fasilitas lapangan

Selain membuka turnamen, pihak penyelenggara, Trans Group, menyerahkan fasilitas lapangan voli pantai di Pantai Slopeng kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep. Fasilitas ini diharapkan dipakai untuk menunjang pembinaan dan pengembangan atlet setempat.

Implikasi dan prospek ke depan

Turnamen ini menjadi langkah konkret memperkuat ekosistem olahraga pantai di Sumenep. Dengan keterlibatan banyak klub dan fasilitas permanen, peluang munculnya atlet berprestasi semakin terbuka. Ke depan, kontinuitas pembinaan dan kompetisi serupa akan menentukan kemampuan Sumenep mempertahankan dan meningkatkan capaian di tingkat regional maupun nasional.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait