Guntur Wahono Ajak Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesional
Blitar — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara (MC) di Kabupaten Blitar menyamakan standar profesionalisme dan membuka ruang regenerasi. Dorongan itu disampaikan saat Sosialisasi Dewan (Sowan) bersama komunitas MC Blitar Raya di Istana Joglo Kademangan, Kecamatan Kademangan, Sabtu (31/10/2026).
Dorongan penyamaan standar dan regenerasi
Guntur menekankan bahwa profesi pembawa acara, terutama yang mengawal prosesi adat Jawa, tidak sekadar kemampuan berbicara. Seorang pambiwara perlu memahami tata bahasa, karakter acara, dan nilai budaya setiap prosesi agar penyajian tetap bermartabat.
Ia meminta paguyuban MC yang tersebar di Blitar berkomunikasi dan bertukar pengalaman. Tujuannya, membangun persepsi bersama tentang standar MC profesional sekaligus menjadi wadah belajar bagi generasi muda.
"Di Blitar ini terdapat banyak paguyuban MC, mulai dari MC resmi, hiburan, hingga tradisi Jawa. Kami merangkul dan mengajak mereka berkomunikasi untuk menyamakan persepsi, sekaligus menjadikan mereka sebagai mentor bagi generasi muda agar memahami standar MC yang baik," ujar Guntur.
Kelembagaan dan legalitas organisasi
Guntur juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan. Ia mendorong setiap paguyuban memiliki kepengurusan, administrasi jelas, dan mendaftarkan organisasi ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Legalitas organisasi dinilai dapat memperkuat posisi paguyuban untuk membangun kemitraan dengan pemerintah. Dengan kelembagaan tertata, komunitas berpeluang mengajukan program pembinaan dan dukungan pendanaan melalui APBD kabupaten maupun provinsi sesuai ketentuan.
Peran pemerintah daerah dan pelatihan
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, Slamet Susanto, mengatakan pambiwara merupakan pelaku budaya yang penting dan perlu dilibatkan dalam agenda resmi daerah.
"Disbudpar Blitar terus memberi ruang keterlibatan bagi para MC dalam agenda resmi daerah yang bernuansa adat, seperti Hari Jadi Kabupaten Blitar, Siraman Gong Kiai Pradah, hingga Larung Sesaji Pantai Selatan," kata Slamet.
Pemerintah daerah membuka fasilitasi pelatihan untuk peningkatan kapasitas pelaku seni dan MC. Slamet menyarankan usulan kegiatan disampaikan melalui program daerah atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) desa.
Sertifikasi kompetensi dan data anggota
Ketua MC Blitar Raya (MCBR), Kholisatul Ehsani, menilai sertifikasi kompetensi penting untuk memperkuat profesionalisme anggota. Kompetensi yang diperlukan meliputi teknik berbicara, penguasaan bahasa, kemampuan membaca situasi, dan pengelolaan audiens.
MCBR memiliki sekitar 80 anggota yang tercatat melalui media sosial, dengan sekitar 30 orang aktif mengikuti pertemuan rutin bulanan dan kegiatan sosial.
"Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membahas langkah sertifikasi kompetensi bagi para anggota," ungkap Kholis.
Implikasi bagi pelestarian budaya
Penguatan komunikasi antarpaguyuban, peningkatan kompetensi, dan pengaturan kelembagaan diharapkan memperluas peran pambiwara dalam kegiatan formal maupun adat. Inisiatif ini juga terkait kebutuhan pembentukan Lembaga Adat Desa (LAD) untuk melindungi dan mengembangkan kearifan lokal sesuai ketentuan pemajuan kebudayaan.
Dengan langkah terstruktur, paguyuban MC tidak hanya meningkatkan kualitas profesi tetapi juga berkontribusi pada pelestarian tradisi di tingkat desa dan kabupaten.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Rumah Roboh Diterjang Angin di Ngawi, Nenek 97 Mengungsi
Rumah Saelah (97) di Purwosari, Ngawi, ambruk diterjang angin kencang; korban selamat dan mendapat bantuan d...
Guru Madrasah Diniyah Pamekasan Keluhkan Tak Terima Bantuan Sejak 1995
Guru madrasah diniyah di Pamekasan mengeluhkan tak menerima bantuan kesejahteraan sejak 1995 dan meminta pem...
Kasus Batu Yoni dan Gumuk Lumpang Jember Belum Terungkap
DPRD Jember: penyelidikan hilangnya dua batu yoni dan perusakan situs Gumuk Lumpang belum menunjukkan perkem...
ASN Blitar Kerja Bakti di Pasar lewat Gerakan ASRI
ASN Blitar dikerahkan dalam Gerakan ASRI untuk membersihkan Pasar Kanigoro dan Sutojayan pada 30 Oktober 202...
Novita Hardini Ajak Pemuda Trenggalek Manfaatkan Peluang Industri Gim
Novita Hardini mendorong pemuda Trenggalek mengubah hobi jadi profesi lewat industri gim untuk menciptakan k...
Novita Dorong Pemuda Trenggalek Manfaatkan Industri Gim
Novita Hardini ajak pemuda Trenggalek kembangkan keterampilan industri gim agar hobi jadi karya bernilai eko...