Politik

Rumah Roboh Diterjang Angin di Ngawi, Nenek 97 Mengungsi

Bagikan:
Lokasi rumah roboh di Desa Purwosari, Ngawi setelah angin kencang

NGAWI — Rumah milik Saelah (97) di Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, ambruk diterjang angin kencang pada Jumat (30/10/2026). Korban selamat tanpa luka serius, namun harus mengungsi sementara sambil menunggu perbaikan rumah.

Kondisi korban dan evakuasi

Saat kejadian, Saelah sedang berbaring seorang diri di kamar tidurnya. Anak perempuannya, Sunti (70), sedang bekerja sebagai buruh tandur di Kecamatan Widodaren sehingga tidak berada di rumah.

Angin kencang merusak atap dan merobohkan kerangka bangunan. Sejumlah perabotan ikut runtuh; sebuah lemari tua nyaris menghantam tubuh Saelah, namun meja di dekatnya menahan lemari itu sehingga korban terhindar dari cedera berat.

Warga sekitar segera menolong dan mengevakuasi Saelah. Saat ini ia tinggal sementara di rumah cucunya bersama Sunti yang pulang setelah mengetahui kondisi rumah.

Saat kejadian saya sedang tandur di Widodaren. Saya sampai rumah langsung lemas. Saya khawatir ibu saya terluka. Tapi alhamdulillah, sudah banyak warga yang menolong,

Peninjauan dan bantuan darurat

Hujan disertai angin kencang juga merusak beberapa rumah di Desa Purwosari dan Desa Jenangan, terutama bagian atap bangunan. Pemerintah Kabupaten Ngawi merespons cepat dengan melakukan peninjauan lokasi terdampak.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, bersama unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial melakukan kunjungan dan melakukan asesmen kerusakan. Anggota DPRD dan Kepala Baguna DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Sunarijati, turut hadir untuk memastikan penanganan korban.

Sunarijati menjenguk Saelah di rumah cucunya dan mengecek kebutuhan mendesak keluarga tersebut. Ia juga menyalurkan bantuan langsung ke korban.

Kami datang untuk memastikan kondisi korban rumah rusak akibat cuaca ekstrem kemarin. Kami ingin memastikan bahwa para korban telah mendapatkan bantuan,

Sunarijati menyerahkan bantuan darurat berupa:

  • Kasur
  • Bahan makanan
  • Terpal untuk menutup bagian rumah yang rusak

Dampak dan tindak lanjut

Petugas sedang melakukan pendataan dan penilaian lebih lanjut untuk menentukan jenis bantuan perbaikan rumah. Bantuan darurat diharapkan meringankan beban keluarga Saelah selama masa mengungsi.

Warga terdampak diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem sementara pemerintah setempat mengoordinasikan upaya perbaikan dan pendistribusian bantuan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait