Rakor Teknis Tol Simpang Panei–Parapat Bahas Fungsi Ganda
SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar rapat koordinasi teknis pembangunan Jalan Tol Segmen Simpang Panei–Parapat di Grand City Hall, Cinnamon, Medan, Jumat (25/9/2026). Pertemuan membahas kesiapan perencanaan, aspek keselamatan, dan usulan agar sebagian ruas tol dapat berfungsi pula sebagai landasan darurat pesawat, untuk menunjang konektivitas, pariwisata Danau Toba, serta kepentingan pertahanan.
Peserta dan fokus pembahasan
Rakor dihadiri Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, Danlanud Soewondo Marsma TNI Tio Hutapea, Kasdim 0207/Sml Mayor Inf Prawoto, serta jajaran perangkat daerah dan pihak terkait. Hadir pula perwakilan PT Hutama Marga Waskita, konsultan perencana, dan PPK Pengadaan Tanah.
- Bupati Simalungun — Dr. H. Anton Achmad Saragih
- Danlanud Soewondo — Marsma TNI Tio Hutapea
- Kasdim 0207/Sml — Mayor Inf Prawoto
- Perwakilan PT Hutama Marga Waskita
- Konsultan perencana dan PPK Pengadaan Tanah
Usulan fungsi ganda ruas tol
Salah satu agenda utama adalah pengkajian teknis agar bagian tertentu dari tol dapat dipersiapkan sebagai landasan darurat pesawat. Gagasan ini sebelumnya disampaikan Bupati Anton saat audiensi dengan Dirjen Kekuatan Pertahanan (Kuathan) Kementerian Pertahanan RI, H. Haris Haryanto, di Jakarta pada 22 September 2026.
Tim teknis meninjau kebutuhan desain, panjang landasan darurat yang memungkinkan, serta standar keselamatan yang harus diakomodasi sejak tahap perencanaan.
Manfaat ekonomi dan konektivitas
Ruas tol direncanakan memiliki panjang sekitar 40 kilometer, sebagian besar melintasi wilayah Kabupaten Simalungun. Kehadirannya diharapkan membuka akses lebih cepat menuju Parapat dan kawasan Danau Toba.
Proyek ini dipandang mampu memperlancar distribusi barang, menarik investasi, serta mengerek kunjungan wisata. Pembahasan juga mencakup mitigasi dampak sosial dan tata ruang agar manfaat dapat dirasakan luas oleh masyarakat setempat.
Penekanan pada sinergi lintas sektor
Bupati Anton menegaskan pentingnya koordinasi antarinstansi agar semua aspek teknis dan regulasi terpenuhi sejak awal. Ia menekankan manfaat ganda proyek untuk kepentingan daerah dan nasional.
"Kita ingin pembangunan Tol Simpang Panei–Parapat tidak hanya memberikan manfaat bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga mendukung kepentingan strategis nasional. Karena itu, seluruh aspek perlu dipersiapkan dan dikoordinasikan sejak tahap perencanaan," ujar Bupati.
"Simalungun merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat sekaligus mendukung kepentingan nasional," tegasnya.
Langkah berikutnya
Pemkab mendorong tindak lanjut konkret melalui koordinasi terpadu antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI, badan usaha, dan konsultan. Langkah berikutnya mencakup penyelesaian studi teknis, kajian regulasi, dan penjadwalan pengadaan tanah.
Dengan perencanaan yang matang, proyek diharapkan dapat segera memasuki tahap implementasi tanpa mengabaikan aspek keselamatan, kebutuhan masyarakat, serta kepentingan strategis nasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Angin Kencang Rusak 19 Rumah di Pematangbandar, Simalungun
Hujan deras dan angin kencang di Pematangbandar (28/9/2026) merusak sekitar 19 rumah; BPBD dan Forkopimca te...
Polres Pematangsiantar Tangkap Tiga Tersangka Kasus Sabu
Polres Pematangsiantar menangkap tiga tersangka sabu pada 24-25 September; polisi menyita paket sabu dan pon...
Bobby: Transaksi Misi Dagang Jatim–Sumut Capai Rp2,5 T, UMKM Butuh Kurasi
Gubsu Bobby sebut transaksi misi dagang Jatim–Sumut capai Rp2,5 triliun namun soroti kesiapan kurasi UMKM ag...
Kasus Pembukaan Lahan Sawit PT Raja Marga di Simeulue Masih Diperiksa BPKP
Kasus dugaan pembukaan lahan sawit PT Raja Marga di Simeulue masih dalam proses ATT BPKP sejak 20 Juni 2026;...
Polresta Deliserdang Tangkap Pelaku Jambret yang Seret Nenek
Polresta Deliserdang menangkap terduga pelaku jambret TK, 28, yang menyeret korban lansia; polisi menyita po...
ICSM 2026 Tutup di Tanjungpinang, Hasilkan 10 Resolusi Tata Kelola Selat Malaka
ICSM 2026 di Tanjungpinang menutup konferensi dengan 10 resolusi dan 10 rekomendasi untuk tata kelola Selat...