Pemkab Aceh Besar Dukung Milad ke-17 Ma’had Daarut Tahfizh
KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan dukungan pada kegiatan Milad ke-17 Ma’had Daarut Tahfizh Al Ikhlas melalui kehadiran Asisten I Sekdakab Aceh Besar, Farhan AP, yang mewakili Bupati H. Muharram Idris. Acara jalan santai digelar Minggu, 27 September, di Komplek Vila Buana, Kecamatan Darul Imarah, dan diikuti siswa, guru, serta keluarga besar ma’had.
Kegiatan dan peserta
Jalan santai masuk rangkaian perayaan Milad ke-17 Ma’had Daarut Tahfizh Al Ikhlas. Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan. Selain siswa dan guru, keluarga besar ma’had turut serta untuk merayakan momentum ini.
Imbauan keselamatan saat rute berlintasan nasional
Sebelum melepas peserta, Farhan AP mengingatkan pentingnya ketertiban dan keselamatan. Rute yang dilewati bersinggungan dengan jalan lintas nasional, sehingga pengawasan ekstra diperlukan.
Kepada dewan guru agar terus dampingi siswa/i agar tetap tertib di perjalanan
Farhan menekankan peran guru sebagai pendamping utama selama kegiatan berlangsung. Ia berharap semua peserta dapat kembali ke lokasi dengan selamat dan tertib.
Makna Milad dan harapan pengelola
Mudir Ma’had, H. Zulfikar, MAg, menyatakan bahwa jalan santai dimaksudkan untuk memperkuat kebersamaan keluarga besar ma’had. Ia berharap rangkaian Milad tidak sekadar seremoni, tetapi juga mendorong motivasi belajar bagi para siswa.
Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kebersamaan antara siswa, guru dan seluruh keluarga besar Ma’had Daarut Tahfizh Al Ikhlas
Zulfikar menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk mengembangkan potensi siswa dan mempererat hubungan antara pihak sekolah dan wali murid.
Dukungan pemerintah daerah
Hadirnya Asisten I Sekdakab menunjukkan komitmen Pemkab Aceh Besar terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda. Dukungan itu dimaknai sebagai penguatan sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan di daerah.
Rangkaian Milad ke-17 Ma’had Daarut Tahfizh Al Ikhlas berlanjut dengan sejumlah kegiatan pembinaan dan keagamaan. Jalan santai menjadi awal yang menegaskan nilai kebersamaan dan keselamatan peserta.
Catatan: Kegiatan berjalan lancar dengan suasana kebersamaan dan disiplin. Pendampingan guru dinilai krusial untuk menjamin keselamatan siswa sepanjang rute.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Pematangsiantar Tangkap Tiga Tersangka Kasus Sabu
Polres Pematangsiantar menangkap tiga tersangka sabu pada 24-25 September; polisi menyita paket sabu dan pon...
Bobby: Transaksi Misi Dagang Jatim–Sumut Capai Rp2,5 T, UMKM Butuh Kurasi
Gubsu Bobby sebut transaksi misi dagang Jatim–Sumut capai Rp2,5 triliun namun soroti kesiapan kurasi UMKM ag...
Kasus Pembukaan Lahan Sawit PT Raja Marga di Simeulue Masih Diperiksa BPKP
Kasus dugaan pembukaan lahan sawit PT Raja Marga di Simeulue masih dalam proses ATT BPKP sejak 20 Juni 2026;...
Polresta Deliserdang Tangkap Pelaku Jambret yang Seret Nenek
Polresta Deliserdang menangkap terduga pelaku jambret TK, 28, yang menyeret korban lansia; polisi menyita po...
ICSM 2026 Tutup di Tanjungpinang, Hasilkan 10 Resolusi Tata Kelola Selat Malaka
ICSM 2026 di Tanjungpinang menutup konferensi dengan 10 resolusi dan 10 rekomendasi untuk tata kelola Selat...
Dandim Kodim 0104 Perkuat Sinergi dengan DPRK Langsa
Dandim Kodim 0104 kunjungi Ketua DPRK Langsa (29/9) untuk perkuat sinergi, komunikasi, dan dukung stabilitas...