Gaya Hidup

PPBN 2026 Siapkan Generasi Muda Jadi Duta Pelestari Batik

Bagikan:

Putra Putri Batik Nusantara (PPBN) 2026 memasuki gelaran ke-11 dengan tema Batik Derawan dan Maratua dari Kalimantan Timur. Acara yang digagas oleh Ikatan Pencinta Batik Nusantara dan Ikatan Alumni Putra Putri Batik Nusantara bertujuan menyiapkan generasi muda sebagai duta budaya dan pelestari batik. Penyelenggaraan didukung JEEVES Indonesia dan berlangsung di Jakarta pada akhir September 2026.

Karantina dan Pembekalan Finalis

Rangkaian Karantina Nasional PPBN 2026 digelar pada 22–28 September 2026 di Jakarta. Para finalis mendapatkan pelatihan intensif tentang pengetahuan batik, public speaking, komunikasi panggung, ketahanan mental, kecerdasan emosional, etika, personal branding, kepemimpinan, diplomasi budaya, dan pengembangan karier.

Agenda utama karantina meliputi Sashing Ceremony pada 23 September sebagai momen perkenalan publik dan penyematan selempang resmi. Pada 24 September digelar Preliminary Night di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, sementara pada 25 September berlangsung Appreciation & Networking Soiree di LSPR Jakarta untuk membangun jejaring dengan mitra dan pemangku kepentingan.

Peserta tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga pengetahuan tentang batik, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, diplomasi, pola pikir kritis, kreativitas, integritas, serta kemampuan membangun jejaring internasional

Juri Beragam Latar

Penilaian PPBN 2026 melibatkan tokoh dari bidang pendidikan, kebudayaan, komunikasi, bisnis, seni, dan industri kreatif. Kehadiran juri lintas bidang dimaksudkan memberi penilaian menyeluruh atas kapasitas budaya, komunikasi, dan kepemimpinan finalis.

  • Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch, Ph.D, Guru Besar Arsitektur dan Perencanaan Pariwisata UGM
  • Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation
  • Sendy Yusuf, Ketua Yayasan Batik Jawa Barat
  • Dr. Alexander Mamby Aruan, M.Si, akademisi dan praktisi komunikasi LSPR Institute
  • Dr. Jacky Mussry, pakar strategi bisnis dan pemasaran
  • Maudy Koesnaedi, aktris dan budayawan
  • Musa Widyatmodjo, perancang busana

Dewan juri untuk Preliminary Night terdiri dari Dr. Jacky Mussry, Danar Gumilang, M.Si, Mia Ismi Halida, Haikal Baron, dan Ufa Sofura.

Malam Final dan Hadiah

Puncak PPBN 2026 dijadwalkan pada 27 September 2026 di Trans Studio Cibubur, Jakarta. Di malam final akan diumumkan penerima gelar utama, Top 3, Top 6, serta penghargaan khusus seperti Pemenang Inteligensia dan Pemenang Berbakat.

Panitia menyiapkan total hadiah lebih dari Rp1 miliar. Selain hadiah uang, para peraih Top 3 berkesempatan memperoleh beasiswa program magister dari LSPR sebagai dukungan penguatan kapasitas dan kompetensi.

Kami tidak mencari yang sempurna. Kami mencari pribadi yang siap menjadi representasi Batik Indonesia

Empat Pilar Regenerasi Batik

PPBN 2026 mendorong regenerasi batik melalui empat pilar utama. Keempat pilar ini dirancang agar batik tetap relevan dan berkelanjutan di tangan generasi muda.

  • Promosi: Memperluas apresiasi dan menyampaikan cerita di balik Batik Nusantara.
  • Wirausaha: Mendorong pengembangan batik dalam ekosistem ekonomi kreatif.
  • Inovasi: Memunculkan gagasan baru agar batik adaptif terhadap perubahan zaman.
  • Edukasi: Menanamkan pemahaman bahwa batik adalah warisan budaya berisi sejarah, identitas, dan filosofi.

Sejak pertama digelar pada 2011, PPBN telah melahirkan lebih dari 280 alumni yang tersebar di 38 provinsi dan lebih dari 25 negara. Dengan semangat Muda, Gaya, Berbudaya, PPBN 2026 mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengenakan batik, tetapi juga memahami, mengembangkan, dan meneruskan warisan budaya Indonesia.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait