Dinkes DKI Pantau Penyebaran Influenza Lewat Faskes Sentinel
Dinas Kesehatan DKI Jakarta memperketat pemantauan penyebaran virus influenza melalui lima fasilitas kesehatan sentinel di puskesmas dan satu rumah sakit rujukan untuk penyakit pernapasan berat. Pemantauan rutin ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepositifan dan jenis virus yang beredar, kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI, Sri Puji Wahyuni, saat diwawancarai, Selasa, 29 September 2026.
Sistem pemantauan lewat Faskes Sentinel
Pemantauan dilakukan di lima puskesmas yang difungsikan sebagai faskes sentinel serta satu rumah sakit khusus penyakit pernapasan berat. Sampel pasien diambil dari kasus penyakit serupa influenza dan gangguan pernapasan lain yang datang ke fasilitas tersebut.
Data dan sampel kemudian dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. Hasil ini dipakai untuk melihat perkembangan kasus dan pola sebaran virus di wilayah Jakarta.
Hasil sementara dan pemeriksaan laboratorium
Menurut Sri Puji, hingga saat ini influenza tipe A masih menjadi salah satu virus yang dominan beredar. Namun, petugas kesehatan menunggu konfirmasi lebih rinci dari pemeriksaan laboratorium tingkat pusat.
"Influenza tipe A punya tipe-tipe subclade, influenza yang di awal tahun kita kenal dengan super flu subclade K. Dan saat ini kami sedang menunggu hasil dari BBLKM,"
Sri Puji menyatakan hasil dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) diperlukan untuk mengidentifikasi subclade yang sedang beredar. Identifikasi ini penting untuk menentukan langkah respons, termasuk rekomendasi klinis dan pencegahan.
Imbauan kesehatan kepada masyarakat
Dinkes DKI mengimbau masyarakat menerapkan etika batuk dan bersin serta menggunakan masker saat sedang sakit. Langkah sederhana ini dinilai efektif mengurangi risiko penularan di ruang publik dan fasilitas pelayanan kesehatan.
"Di DKI Jakarta namanya Faskes Sentinel untuk memantau penyebaran penyakit serupa dengan influenza dan penyakit pernafasan lain. Kita punya lima sentinel di Jakarta, di Puskesmas, satu rumah sakit untuk penyakit pernapasan beratnya di Suliyanti Saroso,"
Selain itu, masyarakat yang mengalami gejala pernapasan disarankan segera ke fasilitas kesehatan agar mendapat pemeriksaan dan sampel yang diperlukan untuk pemantauan.
Dampak dan langkah ke depan
Hasil laboratorium dan data sentinel akan menjadi dasar pemantauan berkelanjutan. Hasil ini juga membantu pihak berwenang merumuskan kebijakan mitigasi dan komunikasi risiko kepada publik.
Pemantauan berkelanjutan di Faskes Sentinel serta hasil BBLKM diharapkan memberikan gambaran lebih jelas tentang perkembangan virus dan membantu mengantisipasi lonjakan kasus pernapasan di DKI Jakarta.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Oseltamivir Tanpa Indikasi Tingkatkan Risiko Resistensi
Penggunaan oseltamivir tanpa indikasi medis dapat memicu resistensi antivirus; masyarakat diminta konsultasi...
Siloam Lakukan Implantasi LVAD, Perluas Pilihan Terapi Gagal Jantung
Siloam Kebon Jeruk berhasil melakukan dua implantasi LVAD pada pasien gagal jantung, memperluas pilihan tera...
Hari Jantung Sedunia: Kebiasaan yang Memicu Penyakit Jantung
Pada Hari Jantung Sedunia, pahami kebiasaan seperti merokok, kurang gerak, dan pola makan tinggi garam yang...
Kenali Oseltamivir: Obat Antivirus untuk Influenza
Oseltamivir adalah obat antivirus resep untuk influenza A dan B; penggunaan perlu evaluasi medis dan tidak u...
Dokter: Furosemide Percepat Produksi Urine, Risiko Dehidrasi
Dokter nefrologi jelaskan furosemide mempercepat keluaran urine sehingga menurunkan cairan tubuh dan berisik...
Komisi IX DPR Sosialisasi UU Kesehatan dan Ajak Hidup Sehat
Komisi IX DPR dan Kemenkes sosialisasi UU Kesehatan No.17/2023 di Bekasi, mengajak masyarakat menjaga pola h...