Kesehatan

Dinkes Jabar: Influenza Tipe A Mudah Menular dalam Keluarga

Bagikan:

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Raden Vini Adiani Dewi, mengingatkan bahwa influenza tipe A mudah menular dalam lingkungan keluarga karena penularan lewat udara dan percikan droplet. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026, dan menekankan pentingnya isolasi mandiri serta penggunaan masker untuk menekan penularan.

Bagaimana penularan terjadi

Vini menjelaskan virus dapat berpindah melalui percikan ludah atau droplet saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Selain itu, droplet yang menempel pada permukaan dan kemudian disentuh orang lain bisa menjadi jalur penularan.

“Jadi lewat droplet, airborne, udara, betul dan sama seperti influenza yang lain, bahwa ketika percikan ludah atau droplet-nya itu sampai di suatu benda. Lalu terpegang tidak sengaja, setelah itu terhirup atau termakan, maka virus tersebut bisa menyebabkan penyakit,”

Pernyataan di atas menegaskan dua mekanisme utama: inhalasi langsung dan kontak tidak langsung melalui benda yang terkontaminasi.

Risiko di lingkungan keluarga

Menurut Vini, jika satu anggota keluarga terinfeksi, risiko penularan ke anggota lain menjadi tinggi tanpa langkah pencegahan. Situasi ini membuat rumah tangga menjadi titik penyebaran yang efektif bagi virus influenza tipe A.

“Penularannya lebih mudah kepada sekeluarga, jadi yang satu sakit nanti semua sakit, untuk itu kenapa isolasi mandiri menjadi hal penting. Pemakaian masker menjadi hal penting, karena saya perhatikan kalau disiplin pakai masker, itu penularan di keluarga tidak terjadi,”

Langkah pencegahan yang disarankan

Untuk mengurangi penularan, Dinkes Jawa Barat merekomendasikan langkah-langkah sederhana yang bisa diterapkan di rumah. Ketaatan pada tindakan ini dianggap krusial, terutama saat ada anggota keluarga yang bergejala.

  • Isolasi mandiri bagi yang bergejala atau terkonfirmasi terinfeksi.
  • Pemakaian masker oleh pasien dan anggota keluarga saat kontak dekat.
  • Menjaga kebersihan tangan dan membersihkan permukaan yang sering disentuh.
  • Meminimalkan kontak dekat di dalam rumah sampai gejala mereda.

Perhatian pada kelompok rentan

Vini meminta perhatian ekstra terhadap kelompok yang berisiko mengalami penyakit berat. Mereka yang paling rentan antara lain anak balita dan orang tua dengan penyakit penyerta atau komorbid.

“Influenza tipe A ini kan penyebabnya virus, sebetulnya sembuh sendiri dengan daya tubuh yang baik, tapi penularannya memang cepat. Dan kehati-hatian kepada orang-orang yang rentan, antaranya adalah anak balita dan juga tentu orang tua yang punya komorbid, punya penyakit dasar,”

Penerapan langkah pencegahan di lingkungan keluarga diharapkan menekan angka penularan dan melindungi kelompok rentan. Pengawasan dini terhadap gejala dan penerapan isolasi serta masker tetap menjadi kunci utama.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait