Kesehatan

Siloam Lakukan Implantasi LVAD, Perluas Pilihan Terapi Gagal Jantung

Bagikan:

Siloam Hospitals Kebon Jeruk berhasil melakukan dua prosedur implantasi Left Ventricular Assist Device (LVAD) dalam waktu kurang dari satu bulan, membuka akses terapi bagi pasien gagal jantung stadium lanjut di Indonesia. Pengumuman itu disampaikan bersamaan dengan peringatan World Heart Day pada 29 September 2026.

Ringkasan prosedur dan tujuan layanan

Rumah sakit melaporkan prosedur pertama dilakukan pada pasien laki-laki berusia 44 tahun dengan perangkat HeartMate 3 buatan Abbott. Langkah ini bagian dari upaya memperluas pilihan terapi bagi pasien yang tidak selalu memenuhi kriteria transplantasi jantung.

Executive Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Inge Samadi, mengatakan layanan baru ini ditujukan untuk mendekatkan teknologi dan keahlian medis kepada pasien di Indonesia.

"Kami ingin pasien memiliki akses terhadap teknologi, keahlian medis, dan pilihan terapi. Hari ini, kami ingin menghadirkan harapan tersebut lebih dekat bagi pasien di Indonesia."

Kapabilitas tim dan kesiapan fasilitas

Hospital Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Melissa, menekankan keberhasilan dua kasus tersebut menunjukkan kesiapan sistem dan tim medis rumah sakit.

"Keberhasilan dua kasus dalam waktu kurang dari satu bulan menunjukkan kesiapan sistem, tim, dan kapabilitas kami. Bukan sekadar tentang berhasil melakukan sebuah prosedur,"

Prosedur implantasi LVAD memerlukan kolaborasi multidisiplin antara kardiolog dan bedah toraks-kardiovaskular. Tim yang menangani operasi ini antara lain:

  • dr. Leonardo Paskah Suciadi
  • dr. Maizul Anwar
  • dr. Sugisman

Teknologi LVAD dan bukti klinis

Perangkat yang digunakan, HeartMate 3, mengadopsi Full MagLev Flow Technology. Data uji klinis MOMENTUM 3 mencatat tingkat kelangsungan hidup lima tahun sebesar 58,4% pada pasien yang memakai teknologi tersebut.

Dr. Leonardo Paskah Suciadi menegaskan LVAD bukan sekadar prosedur teknis tetapi juga membuka alternatif perawatan bagi pasien dengan pilihan terbatas.

"Bagi kami, LVAD bukan sekadar sebuah prosedur. Terapi ini dapat membuka harapan baru bagi pasien dengan gagal jantung stadium lanjut,"

Layanan terintegrasi di Advanced Heart Failure Center

Siloam Hospitals Kebon Jeruk juga meluncurkan Advanced Heart Failure Center untuk menangani pasien gagal jantung stadium lanjut secara komprehensif. Pusat ini menawarkan pendekatan multidisiplin mulai dari diagnosis hingga optimalisasi terapi medis.

Tim medis menyatakan bahwa pertimbangan penggunaan LVAD dilakukan sesuai kondisi klinis tiap pasien, sebagai bagian dari pendekatan yang dikustomisasi.

Implikasi dan prospek

Pengenalan layanan implantasi LVAD diharapkan memberi alternatif nyata bagi pasien yang sebelumnya bergantung pada transplantasi atau perawatan paliatif. Ke depan, rumah sakit menyatakan akan terus mengembangkan kapasitas dan protokol penanganan agar lebih banyak pasien mendapat manfaat teknologi ini.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait