Sumut Pastikan Stok Minyakita Aman, Ada Risiko Gangguan
Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan stok dan distribusi Minyakita di wilayahnya masih berjalan normal. Namun monitoring di Kabupaten Simalungun pada 18-19 Mei 2026 menemukan sejumlah kendala impor bahan pendukung dan disparitas harga yang berpotensi memicu gangguan pasokan atau kenaikan harga.
Hasil monitoring di produsen dan pasar
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, menyampaikan tim melakukan pengecekan langsung ke produsen PT Industri Nabati Lestari (INL) di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke dan pengecer di Pasar Inpres Serbelawan.
Dari sisi produsen, PT INL dilaporkan menjalankan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO), melaporkan distribusi melalui sistem Simirah, dan memenuhi penugasan program pemerintah pusat. Kapasitas produksi pabrik mencapai 4.500 ton per hari dengan dua lini produksi (2.000 dan 2.500 ton). Saat pemantauan, perusahaan sedang mengemas 36.000 dus Minyakita hasil produksi sejak 15 Mei 2026 untuk pesanan BUMN seperti Bulog dan ID Food.
Hambatan produksi dan distribusi
Meski produksi berjalan, Dedi menyoroti beberapa hambatan yang harus diantisipasi. Salah satu masalah utama adalah terganggunya pasokan bahan pembantu yang bergantung pada impor karena konflik di Timur Tengah. Selain itu, keterbatasan bahan plastik dan kardus untuk kemasan menghambat proses pengemasan.
Ini menjadi perhatian karena bahan pembantu produksi masih bergantung pada impor. Kalau distribusi global terganggu, otomatis akan mempengaruhi proses produksi di daerah,
Perubahan biaya distribusi dan potensi kenaikan harga
Pemprov Sumut juga mengingatkan potensi kenaikan ongkos distribusi akibat aturan pelarangan penggunaan solar subsidi untuk angkutan hasil perkebunan sawit. Kebijakan ini berisiko menambah biaya logistik dan berdampak pada harga Minyakita di pasar.
Disparitas harga dan akses pengecer
Tim monitoring menemukan perbedaan harga mencolok antara pengecer resmi dan nonresmi. Harga di pengecer resmi masih mengacu pada HET, namun pedagang nonresmi menjual lebih tinggi karena mendapat pasokan melalui berbagai agen.
| Jenis pengecer | Harga per liter | Harga per dus |
|---|---|---|
| Pengecer resmi (HET) | Rp15.700 | Rp188.600 |
| Pedagang nonresmi | Rp19.666 | Rp236.000 |
Banyak pedagang belum menjadi Mitra Bulog (RPK), sehingga distribusi tidak merata. Untuk mengatasi hal ini, tim berkoordinasi dengan Bulog Cabang Pematangsiantar dan kontributor Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) untuk memfasilitasi pendaftaran pengecer resmi dan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Upaya pengawasan dan penutup
Walau beberapa pengecer resmi sempat mengalami kekosongan stok, Pemprov Sumut menyatakan kebutuhan minyak goreng masyarakat masih dapat ditopang oleh pasokan minyak goreng premium dan second brand di pasar. Pemerintah daerah berjanji memperketat pengawasan agar distribusi tetap lancar dan harga terkendali.
Kami terus melakukan pengawasan agar distribusi tetap lancar dan harga Minyakita tetap terkendali di tengah berbagai tantangan yang ada,
Langkah koordinasi dengan Bulog dan fasilitasi resmi terhadap pengecer diharapkan meratakan akses distribusi dan meredam potensi kenaikan harga ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRD Medan Serahkan Pemandangan Umum atas Ranperda APBD 2027
Wali Kota Rico Waas hadiri Paripurna DPRD Medan saat fraksi-fraksi memberi catatan dan meminta penjelasan Ra...
Kelangkaan BBM dan Antrean Panjang di Riau hingga Padanglawas
Pitra Romadoni soroti antrean panjang dan kelangkaan BBM dari Riau hingga Padanglawas, mendesak evaluasi dis...
Polres Langsa Tangkap Pelaku Pencurian ECU Daihatsu Grand Max
SS (39) ditangkap di Langsa terkait pencurian ECU Daihatsu Grand Max di sembilan lokasi; polisi mengamankan...
Proyek Strategis Padanglawas Terancam Molor, Beberapa Belum Rampung
Beberapa proyek strategis Padanglawas diperkirakan tidak selesai sesuai kontrak 2026; banyak paket baru menc...
Kapolres Binjai dan Langkat Beri Kejutan HUT TNI ke-81
Kapolres Binjai dan Kapolres Langkat mengunjungi Kodim dan batalyon untuk memberi kejutan dan memperkuat sin...
Bupati Muharram Pimpin Rapat OPD Aceh Besar untuk Perkuat Koordinasi
Bupati Muharram Idris pimpin rapat OPD Aceh Besar pada 5 Oktober 2026 untuk perkuat koordinasi, evaluasi pro...