Penataan Kabel Udara Deliserdang Dipacu Jelang APKASI
Lubuk Pakam, 19 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Deliserdang dan Apjatel Sumatera Utara mempercepat pemindahan kabel telekomunikasi dari udara ke bawah tanah. Langkah ini dimaksudkan untuk merapikan wajah kota, meningkatkan layanan publik, dan mempersiapkan penyelenggaraan APKASI awal Juli 2026.
Pertemuan dan tujuan proyek
Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo menerima audiensi Koordinator Wilayah Apjatel Sumatera Utara, Jimmy Aswin Siregar, di ruang rapat lantai II Kantor Bupati, Selasa (19/5). Pembahasan fokus pada penataan kabel udara sebagai bagian dari gerakan ASRI yang digaungkan pemerintah pusat.
"Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena bisa duduk bersama memikirkan pelayanan kepada masyarakat,"
Wabup juga menegaskan pentingnya tertib administrasi dan perizinan untuk setiap pemasangan jaringan, baik di atas maupun di bawah tanah, agar semua pekerjaan memiliki legalitas jelas dan memberi kontribusi pada pendapatan daerah.
Progres teknis dan jadwal
Menurut Koordinator Wilayah Apjatel Sumatera Utara, pekerjaan dilakukan secara bertahap agar layanan internet masyarakat tetap berjalan normal selama proses pemindahan jaringan.
"Pekerjaan ini sudah berjalan selama 27 hari kerja. Dari total sekitar 4 kilometer, sekitar 3 kilometer sudah selesai dan tinggal 1 kilometer lagi yang dalam tahap penyelesaian,"
Proses termasuk penggalian, pemasangan pipa, penarikan kabel, dan cut over secara bertahap oleh masing-masing provider. Target pengerjaan penggalian dan pemasangan pipa ditetapkan rampung pada akhir Mei 2026.
Sumber daya dan ruas jalan yang ditata
Apjatel menurunkan sekitar 48 tenaga kerja inti dan total sekitar 60 pekerja lapangan setiap hari. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan kegiatan APKASI di Deliserdang.
Ruas jalan yang menjadi lokasi penataan meliputi:
- Jl. Sutomo — sekitar 500 meter
- Jl. Diponegoro — sekitar 700 meter
- Jl. Thamrin — sekitar 698 meter
- Jl. Sudirman — sekitar 1,19 kilometer
- Jl. Ahmad Yani — sekitar 955 meter
Dampak dan tindak lanjut
Setelah seluruh proses galian dan penarikan kabel selesai, baru akan dilaksanakan seremoni pemotongan kabel bersama Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan estetika kota serta stabilitas layanan telekomunikasi.
Dengan selesainya pemindahan kabel, Pemerintah Kabupaten Deliserdang juga mengharapkan peningkatan pendapatan daerah melalui penataan izin dan administrasi yang lebih rapi.
Percepatan proyek ini menunjukkan koordinasi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan telekomunikasi untuk menyelaraskan pelayanan publik serta persiapan acara tingkat nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...