Wabup Apresiasi Guru Tahfiz Pantai Labu atas Upaya Cegah Narkoba
PANTAI LABU – Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, mengapresiasi keberanian Halimah, seorang guru tahfiz di Kecamatan Pantai Labu, atas perannya dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di Desa Rantau Panjang. Penghargaan itu disampaikan saat kunjungan ke Rumah Tahfidz Qur’an Ar-Rahmah, Dusun II, Selasa (19/5) siang.
Kunjungan dan apresiasi resmi
Pada kunjungan tersebut, Wabup menilai tindakan Halimah sebagai contoh nyata keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan dari penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan bahwa upaya semacam ini penting untuk membentuk generasi muda yang sehat dan berakhlak.
"Keberanian dan kepedulian Ibu Halimah ini menjadi contoh bagi kita semua bahwa apa yang dilakukan ini adalah bentuk nyata peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan membangun generasi muda yang lebih baik,"
Wabup juga menegaskan bahwa pencegahan narkoba tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Ia menyerukan sinergi antara tokoh agama, perangkat desa, dan aparat keamanan.
"Jika kita bergerak bersama, Insya Allah lingkungan kita akan semakin aman dan generasi muda terlindungi,"
Peran masyarakat dan dukungan pemerintah
Lom Lom Suwondo menyatakan Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendukung gerakan masyarakat yang aktif dalam pencegahan narkoba. Ia meminta seluruh pihak terus terlibat, memulai dari lingkungan terdekat seperti sekolah, rumah, dan pesantren.
"Ibu Halimah jangan ragu dan bimbang dalam berjuang untuk masyarakat. Apa yang dilakukan ini adalah upaya menciptakan pendidikan yang baik dan melahirkan generasi yang berakhlak,"
Dalam pernyataannya, Wabup mengajak perangkat desa serta tokoh setempat untuk memperkuat pengawasan lingkungan dan pendidikan kepada anak-anak.
Respon Halimah dan dampak gerakan
Halimah menyatakan terima kasih atas kunjungan Wakil Bupati dan menegaskan tindakannya dilandasi kepedulian terhadap masa depan anak-anak di desanya. Ia berharap dukungan itu berlanjut secara berkesinambungan.
"Kehadiran Bapak Wakil Bupati ke tempat kami merupakan penghargaan yang luar biasa bagi masyarakat di sini,"
"Kami siap berjuang bersama demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,"
Perhatian publik terhadap Halimah meningkat setelah ia menyuarakan dugaan penyalahgunaan narkoba di wilayahnya melalui media sosial. Aksi itu memicu diskusi lebih luas soal pentingnya pengawasan lingkungan dan perlindungan generasi muda.
Impak dan langkah ke depan
Kasus ini menunjukkan peran penting inisiatif warga dalam pencegahan narkoba. Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan lintas elemen masyarakat, upaya serupa dapat direplikasi di desa-desa lain untuk memperkuat ketahanan komunitas terhadap peredaran narkoba.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...