Bupati Sergai Minta Mahasiswa KKN UNIMED Dorong Pendidikan dan Ekonomi Desa
Sei Rampah — Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya, akrab disapa Bang Wiwik, mendorong mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) untuk meningkatkan pendidikan dan perekonomian desa saat menjalankan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Bupati, Rabu (20/5), dan membahas pelaksanaan KKN di sejumlah desa di Kabupaten Sergai.
Dorongan fokus pada pendidikan dasar dan literasi digital
Bupati menegaskan kehadiran mahasiswa KKN harus memberi dampak nyata bagi masyarakat desa. Ia meminta mahasiswa aktif menggelar kegiatan pembelajaran dan literasi. Kegiatan yang diharapkan meliputi bimbingan belajar, pelatihan literasi, dan pengenalan teknologi digital untuk anak sekolah.
“Program seperti ini dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus membantu para orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka,” ujar Bang Wiwik.
Mendorong kewirausahaan dan kreativitas lokal
Selain pendidikan, Darma Wijaya meminta mahasiswa mendorong semangat kewirausahaan di desa. Ia berharap kehadiran mahasiswa memberi motivasi bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan lebih tinggi dan mengembangkan usaha mandiri. Pendekatan ini diharapkan menciptakan nilai tambah ekonomi lokal.
Rencana pelaksanaan KKN UNIMED 2026
Wakil Dekan Bidang Akademis Fakultas Ilmu Sosial UNIMED, M. Ridha Damanik, menjelaskan rincian program. KKN tahun ini dijadwalkan berlangsung 6 Juli hingga 15 Agustus 2026. Sekitar 1.500 mahasiswa akan terlibat dan ditempatkan pada 56 desa di Kecamatan Sergai.
Ridha mengatakan pelaksanaan KKN ini memasuki tahun keempat dan angka partisipasi meningkat setiap tahun. Hal ini menurutnya menunjukkan antusiasme mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian masyarakat.
Penempatan dan pihak terkait
Pemerintah Kabupaten dan pihak kampus sepakat memperkuat koordinasi untuk kelancaran penempatan mahasiswa. Pertemuan juga dihadiri pejabat daerah dan perwakilan UNIMED.
- Kepala Badan Kesbangpol Sergai Drs. Zulfikar
- Kepala Bapperida Sergai Romian Parulian Siagian, S.STP, M.Si
- Jajaran perwakilan UNIMED dan unsur terkait
Implikasi ke depan
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan diharapkan menghasilkan program KKN yang terukur dan berkelanjutan. Jika dilaksanakan sesuai rencana, kegiatan itu dapat memperkuat kapasitas pendidikan dasar dan mendorong inisiatif ekonomi berbasis komunitas di desa-desa Sergai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Menang 2-1 atas Pemkab Aceh Besar di Meunasah Krueng
DPRK Aceh Besar menundukkan Pemkab Aceh Besar 2-1 pada laga persahabatan 22 Agustus 2026 di Meunasah Krueng.
Muzakkir Minta Amran Jelaskan Realisasi Rp2,5 Triliun untuk Rehabilitasi Lahan Aceh
Prof. Muzakkir minta Menteri Pertanian jelaskan transparansi realisasi Rp2,5 triliun bantuan rehabilitasi la...
Ngatiman Terpilih Aklamasi Ketua PMI Kota Langsa 2026-2031
Ngatiman terpilih aklamasi sebagai Ketua PMI Kota Langsa 2026-2031; Pemko janji dukungan anggaran Rp100 juta...
Pemprov Sumut Diminta Atur Kewenangan dan Anggaran Bangun Rumah Korban
Pengamat minta Pemprov Sumut tetapkan kewenangan, sumber anggaran, dan verifikasi sebelum membangun 167 ruma...
PTPN IV Tanam 248 Pohon dan Lepas 2.310 Satwa di Aceh Timur
PTPN IV Regional VI menanam 248 pohon dan melepas 2.310 satwa di Aceh Timur untuk dukung program Tanam 1,5 J...
Polres Pematangsiantar Sosialisasikan Program AI di SMAN 4
Polres Pematangsiantar mensosialisasikan program AI kepada siswa SMAN 4 Siantar pada 21 Agustus; 30 siswa me...