Lokal

Ngatiman Terpilih Aklamasi Ketua PMI Kota Langsa 2026-2031

Bagikan:
Ngatiman saat ditetapkan sebagai Ketua PMI Kota Langsa di Aula Tirta Vitra Raya

LANGSA — Musyawarah Kota (Muskot) V PMI Kota Langsa pada Sabtu (22/8) memilih Ngatiman secara aklamasi sebagai Ketua PMI Kota Langsa periode 2026-2031. Pengambilan keputusan berlangsung di Aula Tirta Vitra Raya dengan tema "Bersatu Dalam Kemanusiaan", setelah seluruh peserta memberi mandat melalui mufakat.

Pemilihan Ketua dan proses Muskot

Sidang Muskot dipimpin oleh Surya Chandra dengan pendamping Syukur dan Raja Angkasa. Keputusan aklamasi diambil setelah tidak ada calon lain dan peserta sepakat menunjuk Ngatiman sebagai pemimpin baru.

"Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan Muskot V PMI Kota Langsa dan secara mufakat serta musyawarah aklamasi memilih Ngatiman sebagai ketua,"

Dukungan Pemko Langsa

Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE, membuka Muskot secara resmi. Ia menilai forum ini penting untuk evaluasi, konsolidasi organisasi, dan penyusunan arah kebijakan agar PMI tetap profesional dan responsif dalam misi kemanusiaan.

"PMI adalah organisasi kemanusiaan yang bekerja sosial dengan kerelaan. Walaupun tanpa dana hibah, PMI pastinya tetap bergerak. Oleh karena itu, Pemko Langsa sangat mendukung,"

Jeffry bahkan menyampaikan komitmen dukungan anggaran setelah kepengurusan baru terbentuk. Ia berjanji memberikan bantuan dana sebesar Rp100 juta untuk menunjang kegiatan organisasi kemanusiaan tersebut.

"Insya Allah, kalau ketuanya jelas, maka saya akan bantu Rp100 juta untuk dana organisasi yang berorientasi kemanusiaan ini,"

Pesan dari PMI Aceh dan pengurus demisioner

Ketua PMI Aceh, Murdani, SE, mengingatkan bahwa Muskot adalah amanah konstitusi organisasi sesuai AD/ART. Ia meminta pengurus baru menjaga kekompakan dan menempatkan semangat kemanusiaan di atas kepentingan lain.

"Kami berharap PMI Kota Langsa kompak dan berkomitmen dalam forum Muskot ini. Jangan sampai terpecah belah karena sejatinya PMI ini tempat mewakafkan diri,"

Murdani juga menyebut pemerintah daerah dapat memberikan hibah sesuai kemampuan keuangan daerah untuk mendukung pelaksanaan misi kemanusiaan.

Sebelumnya, Ketua demisioner periode 2021-2026, Ir Habib Sa’id Abdurrahman, menyampaikan permohonan maaf karena berhalangan hadir langsung akibat tugas sebagai anggota DPRD Kalimantan Tengah. Ia berharap Muskot menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa PMI semakin maju.

"Meskipun kurang baik dalam menjalankan roda organisasi karena sudah menjadi anggota DPRD Kalimantan Tengah, tetapi semuanya berjalan dengan baik berkat dukungan Pemko Langsa,"

Harapan pengurus baru dan relawan

Usai ditetapkan, Ngatiman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan peserta Muskot untuk memimpin PMI Kota Langsa hingga 2031. Ia berjanji memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.

"Kami bangga memiliki relawan untuk mengembangkan misi kemanusiaan. Kami bermohon kepada Wali Kota Langsa dapat kiranya terus mendukung PMI Kota Langsa dalam mengemban misi kemanusiaan ini,"

Dengan terbentuknya kepengurusan baru dan komitmen dukungan anggaran dari Pemko, PMI Kota Langsa diharapkan lebih siap dalam pelayanan pascabencana dan tanggap darurat, serta memperkuat peran relawan di tingkat lokal.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait