5 Tips Aman Hadapi Tanjakan Saat Touring Motor
Pengendara motor yang melakukan touring sering menemui ruas jalan dengan tanjakan panjang dan terjal. Untuk menjaga keselamatan dan kontrol kendaraan, pengendara perlu menyesuaikan kecepatan, teknik pengoperasian, serta memastikan kondisi fisik dan motor dalam kondisi prima, kata Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.
Ketika menghadapi tanjakan, pengendara perlu mengutamakan kontrol dan kemampuan dalam mengantisipasi kondisi jalan. Sesuaikan kecepatan, gunakan pengoperasian kendaraan yang tepat, jaga jarak aman, dan jangan memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan. Persiapan kendaraan dan kondisi fisik pengendara juga menjadi bagian penting untuk mendukung perjalanan yang aman dan nyaman,
Tips praktis saat mendekati tanjakan
- Sesuaikan kecepatan sebelum memasuki tanjakan
Sebelum memasuki ruas jalan menanjak, kurangi atau sesuaikan kecepatan sesuai tingkat kemiringan dan kondisi lalu lintas. Hindari memacu motor untuk mendapatkan kecepatan tinggi karena laju yang terkendali memberi ruang antisipasi jika kondisi berubah.
- Gunakan pengoperasian kendaraan yang tepat
Untuk motor transmisi manual, pilih posisi gigi yang sesuai dengan kemiringan agar tenaga terjaga dan laju tetap stabil. Bagi pengguna matik, pertahankan bukaan gas yang stabil dan hindari gerakan gas secara tiba-tiba agar kontrol tetap terjaga.
- Jaga jarak aman dan hindari menyalip paksa
Berikan jarak dengan kendaraan di depan, terutama saat mengikuti kendaraan besar seperti truk atau bus yang dapat mengurangi kecepatan tiba-tiba. Jangan memaksakan menyalip bila jarak pandang atau ruang tidak memadai.
- Pertahankan posisi tubuh dan kendali
Posisi tubuh yang nyaman dan seimbang membantu kestabilan saat menaiki tanjakan. Fokuskan pandangan ke jalur yang akan dilalui, dan hindari gerakan setang atau tubuh yang tiba-tiba agar arah tetap terkontrol.
- Pastikan kondisi motor dan fisik pengendara prima
Sebelum memulai touring, perhatikan kesiapan kendaraan serta kondisi fisik. Artikel sumber menyebutkan perlunya pemeriksaan komponen penting pada motor, sehingga kesiapan teknis dan kebugaran pengendara mendukung keselamatan perjalanan.
Penutup
Penerapan teknik berkendara yang tepat dan persiapan menyeluruh menjadi kunci agar perjalanan touring tetap aman saat melewati tanjakan panjang. Penting pula bagi pengendara untuk tidak memaksakan manuver berisiko dan selalu menilai situasi sebelum mengambil keputusan di jalan.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Fadli Zon Tegaskan Komitmen Majukan Sastra Indonesia
Menteri Fadli Zon menegaskan komitmen perkuat ekosistem sastra Indonesia lewat talenta, komunitas, penerjema...
Basra Gym Buka di Bandung, Gym Keluarga Berkonsep Muslim
Basra Gym Muslim Family Fitness Centre dibuka di Bandung (26 Sept 2026), menawarkan fasilitas ramah keluarga...
Honda Tampil di TRABAS Merdeka 23 dengan CRF150L
DAM hadirkan booth Honda dan CRF150L di TRABAS Merdeka 23 (26-27 Sept 2026) untuk dukung komunitas trail dan...
Dua Anak Muda Bali Juara Putra Putri Batik Nusantara 2026
Kadek Wijaya dan Putu Paramitha terpilih Grand Winner PPBN 2026 di Cibubur; diharapkan menguatkan peran gene...
Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 Dibuka, Pendaftaran 28 Sep–10 Okt
Pendaftaran Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 dibuka 28 Sep–10 Okt untuk siswa kelas V–VI SD/MI; 36 s...
Kemenkes: Deteksi H3N2 'Superflu' Lebih Rendah pada 2026
Kemenkes: meski influenza meningkat, deteksi H3N2 subclade K ('superflu') lebih rendah pada 2026 dibanding 2...