Tangerang Lampaui Target Cek Kesehatan Gratis: 1,87 Juta Warga
Kabupaten Tangerang melaporkan capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang melebihi target nasional. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, menyatakan hingga Selasa, 6 Oktober 2026, layanan tersebut telah menjangkau sekitar 1.876.000 warga, melampaui sasaran Kementerian Kesehatan sebesar 1,6 juta orang.
Capaian CKG di Kabupaten Tangerang
Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Tangerang, cakupan CKG mencapai 1.876.000 warga dari total populasi sekitar 3,5 juta jiwa. Angka ini melebihi target Kemenkes yang menargetkan pemeriksaan bagi 46 persen atau 1,6 juta penduduk.
Mayoritas peserta berasal dari masyarakat umum dan pelajar. Untuk kelompok pelajar, tercatat partisipasi antara 700.000 hingga 800.000 anak sekolah.
“Untuk CKG hingga saat ini sudah mencakup 1.876.000 juta orang penerima manfaat dari target sebelumnya hanya 1.600.000 juta orang,” ujar Hendra Tarmizi, Selasa 6 Oktober 2026.
Temuan Kesehatan Utama
Dari hasil pemeriksaan, dua temuan dominan adalah hipertensi dan karies gigi pada anak-anak. Dinkes mencatat prevalensi hipertensi sekitar 5 persen dari total cakupan pemeriksaan.
Temuan ini menunjukkan kebutuhan tindak lanjut di fasilitas primer dan sekolah. Pemeriksaan rutin membantu deteksi dini masalah kronis dan gigi pada anak.
Tindak Lanjut untuk Penerima Manfaat
Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan akan melakukan pemantauan lanjutan bagi pasien yang terdeteksi bermasalah. Mereka yang memerlukan perawatan lebih lanjut diarahkan ke Puskesmas atau rumah sakit rujukan setempat.
“Secara individu nanti mereka disuruh datang ke Puskesmas atau rumah sakit rujukan. Hal itu jika memang memerlukan penanganan lebih lanjut,” ujar Hendra.
Perkembangan di Provinsi Banten
Secara regional, program CKG juga menunjukkan capaian tinggi di Provinsi Banten. Gubernur Banten, Andra Soni, menyebut partisipasi masyarakat meningkat dengan total jangkauan mencapai 7,2 juta warga.
Untuk Kota Serang, capaian mencapai 56 persen atau setara 419.000 warga yang telah memeriksakan kesehatan.
“Program cek kesehatan ini diminati oleh masyarakat. Untuk Kota Serang sendiri, capaiannya telah mencapai 56 persen atau setara dengan 419 ribu warga yang telah memeriksakan kesehatannya,” kata Andra Soni.
Jenis Pemeriksaan dan Implikasi
Layanan CKG mencakup pemeriksaan berikut:
- Gula darah
- Tekanan darah
- Kolesterol total
- Trigliserida
- High-Density Lipoprotein (HDL)
- Pemeriksaan paru-paru / toraks
Program ini menjadi langkah preventif pemerintah untuk mendeteksi dini masalah kesehatan dan mendorong pola hidup sehat. Untuk informasi kebijakan dan target nasional, masyarakat dapat merujuk ke situs Kementerian Kesehatan.
Dengan capaian yang melebihi target, Kabupaten Tangerang kini fokus pada tindak lanjut klinis dan peningkatan layanan preventif, khususnya untuk kelompok pelajar dan lansia yang terdeteksi berisiko.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Cara Mencegah Meningitis pada Bayi dan Balita
Imunisasi rutin dan kebiasaan hidup bersih adalah kunci mencegah meningitis pada bayi dan balita. Kenali gej...
Mengenal Meningitis Belt: Sabuk Wabah Meningitis di Afrika
Meningitis belt di Afrika sub-Sahara rentan wabah; WHO laporkan 21.526 dugaan kasus dan 971 kematian pada 20...
Flying Doctor Indonesia Perluas Akses Evakuasi Medis
Flying Doctor Indonesia dirintis Irwan dan dr. Vika sejak 2020 untuk membuka akses evakuasi medis nasional d...
Gaya Hidup Perkotaan Picu Risiko Demensia Dini, Dokter Ingatkan
Dokter neurologi: gaya hidup perkotaan meningkatkan risiko demensia dini melalui stres, tidur buruk, pola ma...
Tips Jaga Kesehatan Saat Musim Hujan
Kemenkes dan Pemkot Bandung mengimbau jaga kebersihan diri dan lingkungan untuk cegah penyakit saat musim hu...
Pemerintah Perluas Jaminan Sosial untuk 100.000 Pekerja Rentan
Pemerintah, BAZNAS, dan BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan Program JSB untuk 100.000 pekerja rentan, dengan 30...