Olahraga

Nakayama Festa Meninggal Dunia, Kuda Legendaris Jepang Tutup Usia 20

Bagikan:
Nakayama Festa, kuda pacu legendaris Jepang

Nakayama Festa, kuda pacu legendaris Jepang yang juga menginspirasi karakter dalam Umamusume: Pretty Derby, meninggal dunia pada Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 00.54 waktu Jepang di usia 20 tahun. Kejadian ini diumumkan oleh tempat perawatan pensiunnya, Urakawa Yushun Village AERU, yang menyebut penyebab kematian adalah kelemahan sehingga tidak lagi mampu berdiri.

Kronologi dan penyebab kematian

Urakawa Yushun Village AERU melaporkan bahwa Nakayama Festa mengalami masalah kesehatan sejak awal Agustus dan kondisinya menurun. Tim medis hewan telah melakukan pemeriksaan dan perawatan intensif, namun kuda tersebut melemah sehingga tidak sanggup bangkit.

"Dokter hewan telah melakukan pemeriksaan dan memberikan perawatan, sementara staf kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk membantu. Namun, karena kondisinya yang lemah sehingga tidak mampu lagi berdiri, Nakayama Festa meninggal dunia pada pukul 00.54 tanggal 23 Agustus," terang Urakawa Yushun Village AERU.

Prestasi di lintasan

Nakayama Festa memiliki catatan pacuan yang menonjol. Ia menjadi pemenang Takarazuka Kinen 2010 dan berhasil finis sebagai runner-up di Prix de l'Arc de Triomphe. Hasil tersebut menjadikannya salah satu kuda Jepang yang paling dekat dengan kemenangan di ajang pacu internasional yang didambakan oleh industri pacuan kuda Jepang.

Keluarga dan warisan genetika

Secara genetika, Nakayama Festa merupakan keturunan pejantan legendaris Jepang, Stay Gold. Ia juga memiliki beberapa saudara tiri berprestasi dalam dunia pacuan.

  • Orfevre
  • Gold Ship
  • Dream Journey
  • Fenomeno
  • Oju Chosan

Reaksi panti perawatan dan penggemar

Selain menyampaikan kabar duka, Urakawa Yushun Village AERU mengucapkan terima kasih kepada tim dokter hewan, staf perawatan, dan para penggemar yang memberi dukungan selama masa sakit Nakayama Festa.

"Kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para dokter hewan yang telah mencurahkan tenaga untuk perawatannya, serta kepada semua pihak yang terlibat. Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh penggemar di seluruh negeri yang telah mencintai dan memberikan dukungan hangat kepada Nakayama Festa."

Warisan dan konteks

Kematian Nakayama Festa menandai berakhirnya babak hidup seekor kuda yang memberi kebanggaan bagi dunia pacuan Jepang, baik lewat prestasi di lintasan maupun inspirasi budaya populer. Nama dan prestasinya akan terus dikenang oleh penggemar pacuan kuda dan komunitas yang mengikuti jejaknya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait