DPRK Menang 2-1 atas Pemkab Aceh Besar di Meunasah Krueng
Kota Jantho — Pertandingan persahabatan antara Pemkab Aceh Besar dan DPRK Aceh Besar berakhir dramatis pada Sabtu (22/8/2026). Laga di Lapangan Persima, Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, dimenangkan DPRK dengan skor 2-1. Pertandingan digelar untuk mempererat sinergi antara eksekutif dan legislatif di daerah.
Jalannya pertandingan
Sejak peluit kick-off, kedua tim menampilkan permainan terbuka. DPRK tampil agresif di bawah arahan Ketua Abdul Muchti, sementara Pemkab memilih skema bertahan disiplin pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, tensi meningkat. DPRK berhasil memperlebar keunggulan menjadi 2-0 setelah bekerja keras menembus pertahanan Pemkab. Tekanan DPRK membuat Pemkab kesulitan menemukan celah hingga menit-menit akhir pertandingan.
Masuknya Bupati dan kebangkitan Pemkab
Pada 20 menit terakhir, Bupati Syeh Muharram turun sebagai kapten dan memantik perubahan ritme permainan Pemkab. Di bawah komando kapten dan koordinasi lini tengah, serangan Pemkab menjadi lebih terorganisir dan agresif.
Melalui skema serangan balik yang dibangun dari lini tengah, Syeh Muharram memberi assist matang kepada Jon Sanofa. Jon menuntaskan peluang menjadi gol sehingga skor berubah menjadi 2-1 dan menambah drama hingga peluit akhir.
Peran pemain kunci
Lini tengah Pemkab banyak mengandalkan gelandang bertahan Asisten Abdullah dan Sekdisdik Fachrurrazi yang menjadi motor pengaliran bola. Abdullah kemudian digantikan karena kelelahan, dan pergantian itu membuka ruang bagi Bupati Syeh Muharram untuk memimpin langsung di lapangan.
- Lokasi: Lapangan Persima, Meunasah Krueng, Ingin Jaya.
- Tanggal: Sabtu, 22 Agustus 2026.
- Skor akhir: DPRK Aceh Besar 2, Pemkab Aceh Besar 1.
- Pencetak gol pengembali: Jon Sanofa (assist dari Syeh Muharram).
Dampak dan makna pertandingan
Meski kalah, Pemkab menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kemampuan beradaptasi selama pertandingan. Kehadiran Bupati Syeh Muharram selama 20 menit terakhir menegaskan peran kepemimpinan yang mampu mengubah dinamika permainan dalam waktu singkat.
Pertandingan ini bukan sekadar laga olahraga. Pertemuan antara eksekutif dan legislatif tersebut menjadi ajang konsolidasi hubungan antar-institusi serta sarana membangun kebersamaan di tingkat lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Pematangsiantar Sosialisasikan Program AI di SMAN 4
Polres Pematangsiantar mensosialisasikan program AI kepada siswa SMAN 4 Siantar pada 21 Agustus; 30 siswa me...
Debt collector tarik paksa motor di Siantar, diselesaikan damai
Warga melapor ke Polres Pematangsiantar setelah debt collector PT Raka Todo menarik paksa motor di Jl. Sento...
Polsek Siantar Martoba Mediasi Perselisihan Saudara Ipar di Rumah Warisan
Polsek Siantar Martoba memediasi perselisihan keluarga di rumah peninggalan orangtua; RP diizinkan mengambil...
Polsek Siantar Timur Bersihkan Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil
Polsek Siantar Timur merespons cepat dan membersihkan pohon tumbang yang menimpa dua mobil di Jl. Danau Mani...
DKP Aceh Gelar Gemarikan di SD Meutuah, 350 Porsi Bakso Ikan
DKP Aceh menggelar Gemarikan di SD Meutuah Banda Aceh (22/8), memberi edukasi gizi dan menyediakan 350 porsi...
MPD ICMI Banda Aceh Siap Gelar Muswil Aceh 12 September 2026
MPD ICMI Banda Aceh akan menyelenggarakan Muswil ICMI Aceh pada 12 September 2026 di Azana Oasis Hotel denga...