Menhub: Stimulus Transportasi Sasar Jutaan Penumpang Libur Sekolah
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhistimulus transportasi untuk masa libur sekolah, berlaku akhir Juni hingga Agustus 2026, guna meringankan biaya perjalanan dan mendorong mobilitas masyarakat.
Pengumuman disampaikan di Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026. Pemerintah menyiapkan insentif berupa potongan tarif, pembebasan biaya, dan diskon untuk seluruh moda transportasi. Kebijakan ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi yang menyasar jutaan penumpang.
Ringkasan paket stimulus
Paket stimulus meliputi empat sektor utama: penyeberangan, pelayaran, penerbangan, dan perkeretaapian. Kebijakan memiliki periode berbeda sesuai moda dan target penumpang.
Penyeberangan — bebas tarif pelabuhan
Pemerintah membebaskan 100% tarif jasa kepelabuhanan untuk layanan penyeberangan mulai 27 Juni hingga 5 Juli 2026. Langkah ini diperkirakan dimanfaatkan sekitar 160 ribu penumpang dan 377 ribu kendaraan.
- Merak–Bakauheni (reguler dan eksekutif)
- Ketapang–Gilimanuk
- Padangbai–Lembar
- Kayangan–Poto Tano
- Sape–Labuan Bajo
- Telaga Punggur–Tanjung Uban
- Ajibata–Ambarita
Pelayaran — diskon tiket Pelni
PT Pelayaran Nasional Indonesia memberikan diskon 30% untuk tiket kelas ekonomi pada trayek public service obligation (PSO). Program berlaku 27 Juni hingga 15 Agustus 2026 dan diperkirakan menjangkau sekitar 693 ribu penumpang.
Penerbangan — penanggungan PPN
Untuk sektor udara, pemerintah menanggung 100% Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari tarif dasar tiket pesawat. Kebijakan ini berlangsung pada periode 24 Juni hingga 5 Juli 2026, bertujuan menurunkan beban harga tiket bagi penumpang selama libur sekolah.
Perkeretaapian — potongan tiket ekonomi
Pemerintah juga memberikan potongan harga 30% untuk tiket kereta api kelas ekonomi. Program ini berlaku 27 Juni hingga 5 Juli 2026 dan diperkirakan dimanfaatkan sekitar 1,043 juta penumpang.
"Jadi dalam musim liburan (sekolah) ini, Kementerian Perhubungan menyiapkan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan stimulus transportasi. Stimulus transportasi meliputi semua moda transportasi, baik itu darat, laut, udara maupun kereta api," kata Dudy.
Menhub berharap seluruh insentif dapat meningkatkan aksesibilitas, mendorong mobilitas selama libur sekolah, serta memperkuat efektivitas program stimulus ekonomi nasional.
"Diharapkan bahwa dengan pemberlakuan stimulus transportasi itu, masyarakat bisa memanfaatkannya," tambah Dudy.
Implementasi kebijakan akan diawasi untuk memastikan distribusi manfaat dan mengurangi potensi gangguan operasional. Pemerintah juga akan mengevaluasi dampak terhadap pergerakan penumpang dan target pemulihan ekonomi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendagri Waspadai Gempa Susulan di NTT, Penanganan Dimulai di Pelabuhan
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan potensi gempa susulan di NTT; Kementerian PU akan asesmen kerusakan di...
Seskab: 253 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim ke NTT
Seskab Teddy menyatakan pemerintah telah mengirimkan 253 ton bantuan logistik ke NTT; lima pesawat berangkat...
BMKG: 2.768 Gempa Susulan Guncang Flores Setelah M7,7
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan setelah gempa M7,7 di Flores hingga 19 Agustus 2026; terbesar M6,2, 81 kej...
KPK: Korupsi Tak Selalu Berbentuk Uang, Bisa Lewat Kebijakan
KPK mengingatkan korupsi tak selalu berbentuk uang; kebijakan yang dimanipulasi bisa merugikan publik dan li...
KPK Kaitkan Korupsi Kebijakan dengan Kerusakan Hutan Kalimantan
KPK menyebut korupsi kebijakan ikut memicu kerusakan hutan Kalimantan; isu ini diangkat dalam Youth Camp 202...
Kemenhub Perkuat Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Kemenhub memperkuat pengawasan keselamatan pelayaran dengan pemeriksaan muatan dan stabilitas kapal sebelum...