Promotor Hilang, Tur Eropa Deadsquad hingga Death Vomit Tertunda
Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit mengalami pembatalan pertunjukan setelah promotor yang mengurus jadwal di Inggris tiba-tiba menghilang. Pembatalan itu membuat konser di Camden pada Senin, 17 Agustus 2026, batal total dan rentetan jadwal sempat terganggu.
Pembatalan mendadak di Camden
Venue ternama di Inggris mengumumkan pembatalan melalui akun resmi mereka. Pihak venue menyebut promotor dari Diablo Productions, Anna Bikuña, tidak lagi dapat dihubungi dan tidak memenuhi kewajiban pembayaran sewa.
"Malam ini dibatalkan, kami tidak sepenuhnya yakin kenapa, karena promotor Diablo Productions/Anna Bikuña mendadak menghilang. Mengabaikan semua kontak dari kami, belum membayar sewa venue, menghapus Facebook serta meninggalkan tiga artis Indonesia," tulis pengumuman venue.
Pengumuman itu juga menegaskan jadwal malam itu dibatalkan total dan menyatakan simpati terhadap musisi yang terdampak.
Kerusakan jadwal dan dampak pada musisi
Kekacauan tidak hanya terjadi di Camden. Pertunjukan di Cork pada malam sebelumnya juga mengalami nasib serupa, sehingga tiga band asal Indonesia dan band pendukung lokal, Incarcerated, sempat terlantar.
Pihak venue menyampaikan mereka bisa menanggung kerugian finansial, tetapi lebih menaruh keprihatinan terhadap kondisi para artis yang dipermainkan oleh promotor tak bertanggung jawab.
"Kami merasa kasihan pada para artis yang telah dipermainkan dan disesatkan, tidak boleh ada ruang untuk promotor nakal," ujar pihak venue.
Upaya penyelamatan jadwal dan kelanjutan tur
Meski menghadapi hambatan di luar negeri, para musisi menunjukkan sikap tegar. Deadsquad menyampaikan kekecewaan sekaligus tekad untuk menyelesaikan European Tour.
"Hal seperti ini dapat terjadi kepada siapa saja, dan kami tidak ingin kejadian serupa terulang kepada teman-teman. Besar kekecewaan yang kami rasakan, namun lebih besar semangat kami untuk tetap menuntaskan European Tour ini," bunyi pernyataan dari akun resmi Deadsquad.
Guna menyelamatkan sisa jadwal, Deadsquad memastikan perjalanan akan dilanjutkan mulai 20 Agustus di Eindhoven, Belanda. Mereka juga menyatakan telah bekerja sama secara resmi dengan DF Bookings, promotor musik ekstrem berpengalaman, untuk mengurus kota-kota berikutnya.
Band itu menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada penggemar atas dukungan, serta harapan agar rangkaian tur membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak.
Implikasi dan perhatian ke depan
Insiden ini menyoroti pentingnya penunjukan promotor yang andal saat band Indonesia tampil di luar negeri. Para penggemar dan musisi kini berharap langkah koordinasi lebih kuat agar jadwal tur tidak lagi terganggu oleh sikap tak bertanggung jawab pihak ketiga.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...