Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara menceritakan proses kreatif pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api. Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026, setelah tawaran kerja sama datang lewat pesan dari Rigen Rakelna.
Awal kolaborasi
Rigen menghubungi Iga Massardi melalui DM Instagram untuk meminta Barasuara membuat soundtrack. Usai diskusi, seluruh personel diberi kesempatan menonton film. Pengalaman menonton itu langsung memberi Iga arah untuk lagu.
“Waktu itu Rigen kirim DM ke saya, 'Bang, mau bikin film di GJLS, mau bikin soundtrack, mau nggak?' Setelah itu mulai ngobrol sampai akhirnya kami semua nonton filmnya,” ujar Iga.
Proses penulisan dan aransemen
Iga mengatakan ia mendapat gagasan tema dan judul saat menonton film. Ia lalu kembali ke studio dan memilih draft yang dianggap paling pas dengan cerita film. Penulisan lirik dimulai dengan memasukkan unsur singkatan GJLS.
Lirik yang dikembangkan Iga dipadukan dengan melodi karya TJ Kusuma. Menurut Iga, penggabungan lirik dan melodi berjalan sangat cocok.
“Saya langsung nulis, kayaknya judulnya 'Api dan Mimpi'. Karena di situ kayaknya pas,” ujar Iga.
Untuk menutup lagu, Barasuara menambahkan konsep choir yang dikembangkan bersama Gerald Situmorang, TJ, dan Incil. Penambahan choir memberi kesan megah pada bagian akhir yang awalnya lebih pelan.
“Lagunya dari yang tiba-tiba rock, terus kemudian ditutup dengan choir. Dinamikanya sebetulnya lebih pelan, tapi karena ada choir jadi lebih megah,” kata Iga.
Presentasi dan rilis
Setelah selesai, lagu dipresentasikan kepada Rigen, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir. Gerald Situmorang menyampaikan bahwa ketertarikan GJLS bekerja sama dengan Barasuara sebenarnya sudah muncul sejak 2024, bahkan sebelum produksi film berlangsung.
“Sebelum film Sore, sebenarnya GJLS sudah tertarik bikin soundtrack sama Barasuara,” ujar Gerald.
Lagu "Api dan Mimpi" kini tersedia di berbagai platform musik digital. Video lirik resmi lagu tersebut juga telah dirilis secara daring.
Tentang film
GJLS: Berapi-Api menjadi pertemuan kedua trio Rigen, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir di layar lebar. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Kolaborasi Barasuara dengan GJLS menampilkan proses kreatif yang berangkat dari pemahaman cerita film, lalu bermuara pada komposisi yang menggabungkan unsur rock dan choir untuk menegaskan tema yang diangkat.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati menyanyikan lagu Pancasila versi orkestra untuk menjangka...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...