Siswa PENABUR Raih Medali di World Greenmech 2026 Thailand
Siswa PENABUR meraih tiga penghargaan di World Greenmech 2026 yang digelar 8-9 Agustus 2026 di Stadium Nonthaburi, Thailand. Tiga tim dari SMAK 5 PENABUR, SMPK PENABUR Gading Serpong, dan SMAK 7 PENABUR membawa pulang medali perak, perunggu, serta gelar Merit setelah bersaing dalam kategori R4M Basic, R4M Advanced, dan Greenmech Basic.
Perolehan medali dan peserta
Tim "Kitkat Extreme" dari SMAK 5 PENABUR meraih medali perak di kategori R4M Basic. Tim "PGS Robotics" dari SMPK PENABUR Gading Serpong memperoleh medali perunggu di R4M Advanced. Sementara tim SMAK 7 PENABUR mendapat penghargaan Merit pada kategori Greenmech Basic.
Kompetisi ini diikuti 398 tim dengan total 1.245 peserta dari jenjang SD hingga SMA. Peserta datang dari delapan negara: Indonesia, Malaysia, Vietnam, Mongolia, India, Taiwan, Hong Kong, dan Thailand. Indonesia mengirim 52 tim yang lolos seleksi nasional.
Kisah tim Kitkat Extreme
Tim Kitkat Extreme, yang beranggotakan Jason Anfernee Kurniawan, David Christopher Halomoan Tambunan, Darren Clementius Leonard, dan Gerald Juan Caleb Halim, menempuh persiapan sekitar sembilan bulan sejak Desember 2025. Kompetisi R4M Basic terdiri dari dua sesi: Building & Practice dan Competition.
"Pada sesi pertama kami harus merakit robot dari awal selama dua jam. Setelah selesai merakit, kami mendapat kesempatan untuk mencoba robot di lapangan kompetisi secara bergiliran dengan tim lain," ujar Jason.
Pada babak pertandingan setiap tim mendapat satu kesempatan bermain dengan durasi maksimal dua menit. Kecepatan dan perolehan poin menjadi kriteria penilaian. Tim ini sempat menghadapi masalah interferensi Bluetooth saat bertanding.
"Kami sempat mengalami kendala interferensi Bluetooth, dan etelah menunggu giliran, tim kami akhirnya bermain dan berhasil meraih full score. Namun, terjadi miskomunikasi dengan panitia karena kendala bahasa sehingga kami diberikan kesempatan untuk mengulang," kata Jason.
Setelah ulangan, mereka tampil kembali dan mempertahankan prestasi di bawah tekanan. Jason menekankan bahwa persiapan bukan hanya teknis, tetapi juga komunikasi dan kerja sama tim.
PGS Robotics: tantangan saat building
PGS Robotics yang beranggotakan Lefrant Valeo Rustam, Stefanus Dimas Satria, Kenny Jiang, dan Jonathan Louis Soesanto mengaku menghadapi masalah saat tahap building. Mereka kehilangan susunan sehingga waktu pengerjaan membengkak, dan sempat terjadi benturan saat robot mengambil barang.
"Pertandingannya sangat seru dan mendebarkan. Kami sempat takut kalah karena di tengah kompetisi mengalami kesulitan saat persiapan atau building. Kami sempat lupa susunan sehingga waktu pembuatan menjadi lebih panjang," kata tim PGS Robotics.
Lefrant dan Stefanus berlatih sekitar tujuh bulan, sedangkan Kenny dan Jonathan bergabung dua bulan menjelang kompetisi sebagai pengganti anggota lama. Mereka juga mengelola gangguan penggunaan telepon seluler dengan mengumpulkannya setelah sesi latihan.
"Kami mengatasinya dengan saling mengingatkan dan mengumpulkan HP apabila proses latihan building sudah selesai," ucap Lefrant.
Pesan bagi calon peserta dan dukungan sekolah
Siswa PENABUR menilai robotik bisa dipelajari siapa saja, termasuk pemula. Mereka mendorong teman-teman untuk berani mulai dari nol dan belajar dari kesalahan. Sekolah juga memberi dukungan penting berupa pembiayaan, ruang latihan, dan perlengkapan.
"Kalian bisa mulai dari nol dan tidak harus memiliki skill unggul. Justru wawasan dan pengalaman banyak didapatkan dari kesalahan yang kita temukan. Jangan pernah takut mencoba sains dan robotik selama memiliki minat dan niat," ujar Jason.
"Persiapkan mental dan fisik kalian, jaga kesehatan dan makan yang teratur, serta ingat untuk membagi waktu dengan baik," tambah Stefanus.
Prestasi tiga tim PENABUR di World Greenmech 2026 memperlihatkan kemampuan siswa Indonesia bersaing di panggung internasional, khususnya dalam sains dan robotik. Sekolah menilai pencapaian ini sejalan dengan nilai BEST yang mendorong ketangguhan, keunggulan ilmu, kepedulian sosial, dan kepercayaan kepada Tuhan.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
MenPAN-RB Dorong Transformasi Digital ASN, BPOM Perkuat Layanan
MenPAN-RB mendorong pemanfaatan AI untuk memperkuat layanan ASN; BPOM luncurkan aplikasi digital dan perluas...
BRIN Kembangkan N219 dan Varian Amfibi sebagai Ambulans Terbang
BRIN mengembangkan N219 dan varian amfibi serta drone MALE sebagai ambulans terbang untuk mempercepat evakua...
Manus Kembali Mandiri setelah Beijing Blokir Akuisisi Meta
Manus kembali beroperasi mandiri setelah Beijing memblokir akuisisi Meta; beberapa data akhir Desember akan...
Zuckerberg Buka Model AI Meta yang Bisa Dijalankan di PC
Mark Zuckerberg mengumumkan Meta membuka model AI yang bisa dijalankan di PC dan meluncurkan dana $1 miliar...
Adopsi AI di Indonesia: Dari FOMO ke Fokus Nilai Bisnis
Perusahaan di Indonesia bergerak dari eksperimen AI yang didorong FOMO menuju penerapan yang menuntut hasil...
RSCM Implan LVAD Terkecil Dunia CoreHeart 6 di Asia
RSCM mengimplan LVAD CoreHeart 6 pada 1 Agustus, opsi baru bagi pasien gagal jantung lanjut di Indonesia.