COGI VR BRIN: Simulasi VR untuk Pengenalan Teknologi Nuklir
Politeknik Teknologi Nuklir (Poltek Nuklir) BRIN meluncurkan COGI VR, simulator berbasis virtual reality yang mereplikasi fasilitas Category I Gamma Irradiator untuk memperkenalkan teknologi nuklir secara aman dan interaktif pada masyarakat. Perangkat ini diuji di Yogyakarta dan dipresentasikan pada Kamis, 1 Oktober 2026, sebagai upaya meningkatkan literasi nuklir tanpa mengekspos pengguna ke radiasi nyata.
Apa itu COGI VR?
COGI VR adalah replika virtual fasilitas gamma irradiator di Laboratorium Dr. Mirzan T. Razzak, Poltek Nuklir Yogyakarta. Aplikasi ini menggabungkan simulasi lingkungan laboratorium, panduan keselamatan, dan video edukasi untuk memberi gambaran proses iradiasi tanpa akses fisik ke peralatan berisiko tinggi.
Alur pembelajaran dalam simulator
Simulator dirancang mengikuti tujuh tahapan pembelajaran sehingga pengguna mendapatkan pengalaman yang terstruktur. Tahap-tahap tersebut antara lain:
- Memasuki laboratorium
- Pengenalan aspek keselamatan
- Pengambilan sampel
- Masuk ke ruang iradiator
- Menempatkan sampel
- Observasi proses iradiasi
- Pengambilan kembali sampel
Dengan pendekatan ini, pengguna dapat memahami prosedur operasi dan langkah keselamatan tanpa melakukan pengoperasian langsung.
Hasil uji coba dan survei awal
Tim peneliti melakukan pilot study melibatkan sepuluh peserta, terdiri dari siswa sekolah menengah dan mahasiswa. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan:
- Nilai rata-rata pengetahuan peserta naik dari 30 sebelum simulasi menjadi 88 setelah mengikuti COGI VR.
- Pengetahuan dasar nuklir dan iradiasi meningkat dari 17,5% menjadi 82,5%.
- Pemahaman mengenai alur kerja fasilitas dan keselamatan naik dari 40% menjadi 92%.
- Seluruh 15 skenario pengujian fungsi berhasil dijalankan tanpa kesalahan.
Survei awal juga menunjukkan minat pengguna: tujuh dari sepuluh responden (70%) tertarik mempelajari teknologi nuklir melalui aplikasi VR.
Kutipan dari pengembang
"Simulator membawa pengguna mengikuti tujuh tahapan pembelajaran. Mulai dari memasuki laboratorium, mengikuti pengenalan keselamatan, mengambil sampel,"
"Masyarakat dapat melihat secara langsung gambaran fasilitas dan alur proses iradiasi dalam lingkungan virtual tanpa harus berhadapan dengan risiko radiasi maupun keterbatasan akses ke fasilitas sebenarnya," ujar Dosen Poltek Nuklir BRIN, Halim Hamadi.
Manfaat, keselamatan, dan prospek pengembangan
COGI VR memungkinkan pengenalan teknologi nuklir yang lebih terbuka, mudah diakses, dan aman. Pendekatan virtual membantu menjembatani kompleksitas teknologi nuklir dengan kebutuhan informasi publik, khususnya karena iradiator gamma menggunakan sumber radiasi beraktivitas tinggi yang pengoperasiannya memerlukan persyaratan keselamatan ketat.
Halim berharap pengembangan selanjutnya menghadirkan fitur lebih dinamis, seperti simulasi dosis waktu nyata, sistem penilaian kinerja pengguna, dan dukungan pelatihan operator. Penelitian pengembangan dan evaluasi awal ini dipublikasikan dalam jurnal Radiation Physics and Chemistry dengan judul Enhancing public nuclear literacy through virtual reality: Development and pilot evaluation of the COGI VR category I gamma-irradiator simulator.
Dengan hasil awal yang menjanjikan, COGI VR berpotensi menjadi alat edukasi penting untuk meningkatkan literasi nuklir publik tanpa mengorbankan aspek keselamatan.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
James Webb Ungkap Jejak Tabrakan Pembentuk Planet Muda
James Webb menemukan jejak tumbukan besar pada sistem bintang muda, membantu memahami proses pembentukan pla...
Dilema Bimbel vs Kemandirian Siswa Dibahas di IIBF 2026
Diskusi IIBF 2026 mengupas dilema bimbel komersial dan pentingnya kemandirian belajar dengan buku panduan be...
Kecemasan Ujian Bikin Blank, Taktik Soal Dibahas di IIBF 2026
Pakar dan pelajar di IIBF 2026 membahas bagaimana kecemasan ujian memicu reaksi biologis, serta strategi nap...
Erlangga Luncurkan Program Final Sprint TKA di IIBF
Erlangga meluncurkan program Final Sprint TKA pada 1 Oktober 2026 di IIBF untuk persiapan masuk PTN, dengan...
Midea Indonesia Perkuat Produksi Lokal dan Teknologi AI
Midea Indonesia memperkuat manufaktur lokal, meluncurkan ekosistem AI SMART MASTER, dan perluas distribusi s...
PPKS dan BPDP Perkenalkan Kelapa Sawit ke Siswa SD di Medan
PPKS dan BPDP mengajak siswa SD di Medan belajar kelapa sawit lewat kunjungan edukatif dan praktik di fasili...