Nasional

SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Dibuka 21-24 Juli 2026

Bagikan:
Ilustrasi pendaftaran SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membuka SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) jenjang SMP dan SMA pada 21-24 Juli 2026. Pengumuman disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam Taklimat Media di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Senin 20 Juli 2026. Kebijakan ini mengatur jadwal pendaftaran, syarat domisili, kuota awal, dan peringatan terhadap penawaran kelulusan ilegal.

Jadwal dan pelaksanaan pendaftaran

SPMB SNT akan dibuka selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Juli 2026. Pendaftaran berlaku untuk jenjang SMP dan SMA pada sekolah yang masuk program SNT. Pelaksanaan teknis dan tahapan seleksi disiapkan oleh tim khusus di tingkat nasional.

Syarat domisili calon murid

Kemendikdasmen menegaskan calon murid hanya dapat mengikuti SPMB SNT jika berdomisili di wilayah yang sama dengan lokasi SNT. Contohnya, SNT yang berdiri di Kabupaten Kupang hanya menerima calon murid yang berdomisili dalam wilayah Kabupaten Kupang. Aturan ini berlaku untuk menjaga keterkaitan sekolah dengan komunitas lokal.

Kuota awal dan pembagian rombongan belajar

Untuk tahun pertama, Kemendikdasmen membatasi jumlah penerimaan murid baru pada setiap SNT. Setiap jenjang, baik SMP maupun SMA, menerima 40 murid. Pembagian dilakukan dalam dua rombongan belajar per jenjang, masing-masing berkapasitas 20 murid.

Dengan demikian, satu SNT pada tahun pertama akan menampung total 80 calon murid untuk kedua jenjang. Pembatasan ini dimaksudkan untuk tahap awal operasional SNT dan penyesuaian kualitas pembelajaran.

Peringatan terhadap penipuan dan janji kelulusan

Kemendikdasmen menegaskan tidak bekerja sama dengan pihak manapun yang menjanjikan kelulusan atau mengambil keuntungan dari proses penerimaan. Abdul Mu'ti mengingatkan masyarakat agar mengikuti mekanisme resmi dan waspada terhadap layanan berbayar yang mengklaim dapat menjamin kelulusan.

"Kami menegaskan tidak ada pihak yang dapat menjanjikan kelulusan atau mengambil keuntungan dari proses penerimaan murid di luar ketentuan resmi,"

Catatan akhir dan langkah berikutnya

Calon peserta SNT adalah peserta didik dengan kemampuan di atas rata-rata, sehingga seleksi disusun oleh tim nasional. Masyarakat diimbau memantau pengumuman resmi dan mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan untuk menghindari praktik penipuan. Informasi lanjutan mengenai mekanisme pendaftaran dan persyaratan teknis akan dirilis resmi oleh Kemendikdasmen.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait