KKP Sinkronkan Program Daerah untuk Perkuat Ekonomi Biru
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelaraskan program pusat dan daerah melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 pada Kamis, 3 Juli 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menekankan peran sektor kelautan sebagai sumber protein masa depan seiring peningkatan populasi global.
KKP fokus pada lima kebijakan ekonomi biru
Trenggono menyampaikan KKP mengimplementasikan lima kebijakan ekonomi biru untuk pembangunan yang berkelanjutan dan seimbang antara ekologi dan pertumbuhan ekonomi. Proyeksi PBB menunjukkan populasi dunia naik dari 8,23 miliar pada 2025 menjadi 9,7 miliar pada 2050, sehingga kebutuhan protein diperkirakan meningkat hingga 67 persen.
- Perluasan kawasan konservasi laut dan penangkapan ikan terukur berbasis kuota.
- Pengembangan budidaya berkelanjutan.
- Pengawasan pesisir yang lebih ketat.
- Pengurangan sampah plastik di laut.
- Sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah untuk implementasi yang efektif.
"Laut merupakan sumber protein dan kehidupan yang strategis. Pembangunan harus dimulai dari desa pesisir sebagai pusat ekonomi biru,"
Enam program prioritas untuk memperkuat produksi dan kesejahteraan
Selain kebijakan, pemerintah menjalankan enam program prioritas sektor kelautan dan perikanan untuk memperkuat produksi serta kesejahteraan nelayan dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.
- Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi pesisir.
- Budidaya ikan darat tematik.
- Percepatan swasembada garam.
- Revitalisasi tambak Pantai Utara Jawa.
- Pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Waingapu, NTT.
- Modernisasi armada kapal perikanan nasional.
Dukungan DPR dan alokasi anggaran
Komisi IV DPR RI menyatakan dukungan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Komisi tersebut telah menyetujui pagu indikatif KKP sebesar Rp15,6 triliun untuk Tahun Anggaran 2027, naik dari Rp13 triliun pada 2026.
"Dukungan itu penting agar program nasional menjawab kebutuhan daerah. Pelaksanaannya harus sesuai karakteristik masing-masing wilayah,"
Menurut perwakilan DPR, kesinambungan program di tingkat daerah menjadi kunci agar inisiatif seperti Kampung Nelayan Merah Putih berkembang menjadi pusat ekonomi lokal.
Seruan percepatan kesejahteraan nelayan
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengajak seluruh kementerian memperkuat transformasi sektor kelautan dengan fokus pada kesejahteraan nelayan.
"Yang kita urus sekarang adalah nelayan. Kalau kita bantu nelayan, itu menjadi amal saleh,"
Sekretariat Rakornas menekankan pentingnya sinergi kebijakan dan pendanaan untuk mendorong implementasi di tingkat desa pesisir. Keberhasilan program ditentukan oleh kemampuan pemerintah daerah menerjemahkan kebijakan nasional sesuai kondisi lokal, sehingga target ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi biru dapat tercapai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
512 Sekolah Terdampak Gempa Flores, Pembelajaran Beralih Daring
Sebanyak 512 sekolah di Flores terdampak gempa 7,7 pada 19 Agustus 2026; pembelajaran beralih daring dan ten...
FEB UIN Jakarta Kejar Akreditasi AACSB Menuju Sekolah Bisnis Global
FEB UIN Jakarta mempercepat persiapan akreditasi AACSB dengan inovasi S3 Perbankan Syariah dan target pening...
Yenny Wahid: Kebebasan Harus Bawa Kebahagiaan Bersama
Yenny Wahid mengatakan kebebasan harus menghasilkan kebahagiaan bersama dan tidak boleh merugikan orang lain...
Prabowo Undang Petugas Upacara HUT ke-81 ke Hambalang
Presiden Prabowo mengundang petugas upacara HUT ke-81 ke Hambalang sebagai bentuk apresiasi dan pesan menjag...
Menhub Pastikan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran
Menhub Dudy Purwagandhi pastikan evaluasi menyeluruh keselamatan pelayaran pasca empat kecelakaan, tekan int...
Pemerintah Rencanakan Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027
Pemerintah berencana memangkas kuota BBM subsidi menjadi 20,09 juta kl pada 2027, sambil menaikkan alokasi a...