KLH Tanggapi Kebakaran TPA Jatiwaringin, PM2.5 Capai >1.000 µg/m³
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyatakan keprihatinan dan mengerahkan tim teknis menyusul kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang meluas pada awal Juli 2026. KLH memantau mitigasi, memperkuat koordinasi antarlembaga, dan fokus pada pemadaman serta perlindungan kesehatan masyarakat.
Respons KLH dan langkah lapangan
KLH mengatakan telah melakukan verifikasi lapangan dan mengawal proses mitigasi untuk memastikan penanganan sesuai protokol keselamatan. Deputi Bidang Penegakan Hukum, Rizal Irawan, menyampaikan kunjungan lapangan pada Kamis, 2 Juli 2026.
"Kami memahami kekhawatiran masyarakat, khususnya terhadap dampak asap dan penurunan kualitas udara. Sebagai bentuk respons cepat, KLH telah menerjunkan tim teknis ke lokasi,"
Rizal menambahkan KLH turun bersama pejabat terkait untuk memastikan penanganan berjalan optimal dan memperkuat koordinasi dengan Pemprov Banten, Pemkab Tangerang, BNPB, Kementerian Kehutanan, serta TNI/Polri.
Dukungan pemadaman dan keterbatasan teknis
Operasi pemadaman melibatkan Damkar setempat, dukungan BNPB yang mengerahkan personel dan water bombing, serta penguatan dari Tim Manggala Agni Kementerian Kehutanan. KLH melaporkan 30 personel Manggala Agni dikerahkan, terdiri atas 10 dari Jawa Barat dan 20 dari Sulawesi Selatan, lengkap dengan peralatan inject.
Meskipun helikopter water bombing sudah beroperasi, upaya hujan buatan belum bisa dilakukan karena kondisi awan belum memenuhi persyaratan teknis.
Dampak udara dan pembatasan akses
KLH memantau kualitas udara di sekitar lokasi. Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi PM2,5 berada pada kategori berbahaya dengan nilai melebihi 1.000 µg/m³, sehingga akses ke area tertentu dibatasi demi keselamatan warga.
"Kami juga terus melakukan pemantauan kualitas udara disekitar lokasi. Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi PM2,5 berada pada kategori berbahaya dengan nilai melebihi 1.000 µg/m³, sehingga dilakukan pembatasan akses pada area tertentu demi keselamatan masyarakat,"
KLH menduga kebakaran dipicu gelombang panas yang memicu titik api pada timbunan sampah setinggi 20–30 meter, sehingga pemadaman memerlukan penanganan khusus. Penyebab pasti akan diselidiki setelah kondisi darurat terkendali.
Penegakan hukum dan latar belakang
Sebelumnya, pada 2025 KLH telah memberi peringatan keras kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang dan pengelola TPA karena kebakaran dan pencemaran akut. Mantan Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, sempat mengancam tindakan pidana terhadap pengelola saat inspeksi mendadak.
"Saya akan kenakan pidana, ancamannya minimal empat tahun dan saya tidak akan toleransi,"
Hanif juga menginstruksikan penutupan dan penyegelan TPA bila pengelolaan dinilai lalai, serta menyatakan akan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum lingkungan.
Kebijakan pencegahan nasional
Deputi Bidang PSLB3, Ade Palguna Ruteka, menyampaikan bahwa Menteri LH mengeluarkan Surat Edaran No 11/2026 tentang kesiapsiagaan dan antisipasi kebakaran di TPA saat kondisi cuaca panas ekstrem. Surat edaran itu menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan.
Prioritas pemerintah saat ini: mempercepat pemadaman, melindungi warga terdampak, dan meminimalkan dampak lingkungan serta kesehatan. KLH menegaskan penyelidikan penyebab akan dilakukan setelah keadaan darurat terkendali untuk memastikan penanganan cepat, terpadu, dan aman.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PLN Indonesia Power Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
PLN Indonesia Power melampaui target RKAP 2025: penjualan 82,17 TWh, EAF non-PLTU 93,18%, dan penambahan 2.0...
Indonesia dan Belarus Sepakati MoU, Luncurkan Roadmap 2026–2030
Indonesia dan Belarus menandatangani beberapa MoU di Istana Merdeka dan meluncurkan Roadmap Kerja Sama 2026–...
DPR Tinjau Dugaan Pelarangan Ibadah di Depok, Dorong Toleransi
Hillary Brigitta Lasut meninjau dugaan pelarangan ibadah di Cipayung, Depok; klaim akibat kesalahpahaman, bu...
PTPN I Percepat Transformasi Jadi Korporasi Agribisnis Modern
PTPN I mempercepat transformasi menjadi korporasi agribisnis modern dengan fokus pada tata kelola, manajemen...
RRI Luncurkan Pro2 English Corner untuk Bangun Komunitas Belajar
RRI meluncurkan Pro2 English Corner per 2 Juli 2026 sebagai program mingguan untuk belajar dan membangun kom...
Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun Perkuat JKN
Pemerintah menyiapkan tambahan anggaran Rp20 triliun untuk memperkuat JKN dan menjaga kondisi keuangan BPJS...