PLN Indonesia Power Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
PLN Indonesia Power membukukan capaian positif sepanjang 2025 dengan penjualan tenaga listrik dan beberapa indikator utama yang melampaui target RKAP. Pengumuman ini disampaikan melalui keterangan tertulis yang diterima pada 2 Juni 2026, sekaligus menegaskan peran perusahaan sebagai subholding pembangkitan dalam memperkuat kinerja PLN.
Kinerja operasional dan penjualan
Perusahaan melaporkan penjualan energi listrik sebesar 82,17 TWh, atau sekitar 109% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025. Selain itu, capaian Equivalent Availability Factor (EAF) untuk pembangkit non-PLTU mencapai 93,18%, melebihi target RKAP sebesar 90,52%.
Penambahan kapasitas dan penyelesaian proyek
Sepanjang tahun itu, PLN Indonesia Power berhasil menambah kapasitas pembangkit sebesar 2.060 MW dengan pengoperasian tiga unit pembangkit baru. Pencapaian ini mendukung pasokan listrik nasional dan memperkuat keandalan jaringan pembangkitan PLN.
Bisnis Beyond kWh dan layanan
Perusahaan juga mencatatkan kinerja bisnis Beyond kWh sebesar 156% dari target RKAP. Pertumbuhan ini ditopang oleh penguatan layanan Operation & Maintenance (O&M) serta MRO Jasa Kelistrikan, yang memperbesar kontribusi non-penjualan energi terhadap pendapatan perusahaan.
Keberlanjutan dan penghargaan
Komitmen terhadap aspek lingkungan dan tata kelola terlihat dari capaian PROPER yang diraih perusahaan. Total ada 54 PROPER, yang dirinci sebagai berikut:
- 7 PROPER Emas
- 22 PROPER Hijau
- 25 PROPER Biru
Selain itu, PLN Indonesia Power menerima berbagai penghargaan di tingkat nasional dan internasional yang menegaskan kontribusinya terhadap kinerja induk perusahaan.
Tanggapan manajemen dan arahan korporat
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyatakan perusahaan berhasil melampaui berbagai target RKAP dan menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan kinerja terbaik.
"Sepanjang tahun 2025, PLN Indonesia Power berhasil membukukan kinerja yang melampaui target RKAP pada berbagai indikator utama. Capaian penjualan tenaga listrik, penyelesaian proyek pembangkit strategis, serta kinerja keuangan yang solid menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan kinerja terbaik bagi pemegang saham."
Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto, menekankan perlunya eksekusi yang disiplin untuk memastikan seluruh program RKAP dan RUPTL berjalan sesuai rencana.
"PLN Indonesia Power harus memastikan setiap program yang telah ditetapkan dapat dieksekusi secara disiplin, terukur, dan tepat waktu. Saya meyakini target dapat tercapai secara optimal sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan, pemegang saham, dan masyarakat."
Dengan hasil 2025 tersebut, perseroan memperkuat posisinya sebagai subholding generation company yang mendukung ketahanan energi nasional. Ke depan, fokus akan diarahkan pada peningkatan keandalan pembangkit, pengembangan energi baru terbarukan, dan penguatan bisnis berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KLH Tanggapi Kebakaran TPA Jatiwaringin, PM2.5 Capai >1.000 µg/m³
KLH turunkan tim teknis dan dukung water bombing setelah kebakaran TPA Jatiwaringin; PM2.5 terukur >1.000 µg...
Indonesia dan Belarus Sepakati MoU, Luncurkan Roadmap 2026–2030
Indonesia dan Belarus menandatangani beberapa MoU di Istana Merdeka dan meluncurkan Roadmap Kerja Sama 2026–...
DPR Tinjau Dugaan Pelarangan Ibadah di Depok, Dorong Toleransi
Hillary Brigitta Lasut meninjau dugaan pelarangan ibadah di Cipayung, Depok; klaim akibat kesalahpahaman, bu...
PTPN I Percepat Transformasi Jadi Korporasi Agribisnis Modern
PTPN I mempercepat transformasi menjadi korporasi agribisnis modern dengan fokus pada tata kelola, manajemen...
RRI Luncurkan Pro2 English Corner untuk Bangun Komunitas Belajar
RRI meluncurkan Pro2 English Corner per 2 Juli 2026 sebagai program mingguan untuk belajar dan membangun kom...
Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun Perkuat JKN
Pemerintah menyiapkan tambahan anggaran Rp20 triliun untuk memperkuat JKN dan menjaga kondisi keuangan BPJS...