RRI Siapkan Jurnalis Hadapi Migrasi Audiens lewat UKWR ke-54
Direktur LPP RRI I Hendrasmo menegaskan peningkatan kompetensi jurnalis diperlukan untuk menghadapi migrasi audiens ke platform digital. RRI menggelar Uni Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) angkatan ke-54 pada 19-20 Agustus 2026 di Stasiun RRI Jakarta untuk menjawab tantangan tersebut.
Latar belakang migrasi audiens
Hendrasmo menyatakan migrasi audiens adalah dampak disrupsi media oleh perkembangan teknologi informasi. Ia menilai fenomena ini sulit diantisipasi tapi bisa disiasati melalui peningkatan kompetensi dan pemanfaatan data.
"Kita tidak bisa mengantisipasi tapi kita bisa coba mensiasati apa yang menjadi dampak dari disrupsi. Yaitu adanya migrasi audience dari media mainstream ke digital,"
Tujuan dan rangkaian UKWR ke-54
UKWR ke-54 diselenggarakan untuk mengasah profesionalisme wartawan RRI pada tiga jenjang: Muda, Madya, dan Utama. Kegiatan ini digagas oleh Koordinator Wilayah Nusantara XIII (Korwilnus XIII) Jakarta bekerja sama dengan Pengembangan Kompetensi Penyiaran Radio LPP RRI.
Penyelenggaraan dua hari itu mencakup penilaian kompetensi dan modul pengembangan keterampilan jurnalistik yang relevan dengan platform digital.
Data perilaku audiens
RRI menekankan pentingnya basis data untuk mengetahui kemana audiens berpindah. Saat ini, menurut pihak RRI, rata-rata orang Indonesia menggunakan internet sekitar tujuh jam per hari, sementara mendengarkan radio rata-rata 32 menit per hari.
| Aktivitas | Rata-rata Waktu Per Hari |
|---|---|
| Bermain internet | 7 jam |
| Mendengarkan radio | 32 menit |
"Kita harus tahu datanya, kita menghadapi penurunan audience. Kita harus hafal bagaimana dan kemana larinya audience,"
Profesionalisme dan tindak lanjut
Kepala Pusbangkom RRI, Ade Rosadi, mengatakan UKWR bukan hanya soal sertifikat. Program ini bertujuan memastikan wartawan RRI memiliki profesionalisme, empati, dan know how yang diperlukan untuk tugas jurnalistik.
"Lebih dari itu UKWR merupakan upaya memastikan setiap wartawan RRI memiliki profesionalisme. Serta empati dalam menjalankan tugas jurnalistik dan mempunyai know how,"
"Kamu berharap UKWR tidak berhenti pada sertifikat dan hasil penilaian. Namun benar-benar tercermin dalam sikap, kompetensi dan karya jurnalistik jurnalis RRI di lapangan,"
Peserta dan representasi stasiun
Kegiatan ini diikuti oleh 71 peserta dari berbagai unit kerja. Peserta berasal dari Direktorat Program dan Produksi LPP RRI, RRI Padang, RRI Bukit Tinggi, RRI Jakarta, RRI Banten, Stasiun Siaran Luar Negeri, dan Pusat Pemberitaan LPP RRI.
- Perwakilan Radio Megaswara Bogor
- Perwakilan Radio Elshinta
Dengan kombinasi pelatihan, penilaian, dan data audiens, RRI berharap kemampuan jurnalistik timnya meningkat sehingga lebih siap bersaing di ekosistem media digital yang cepat berubah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polri Kirim Logistik untuk Korban Gempa Flores, Ini Daftar Bantuannya
Polri mengirim bantuan logistik ke Pulau Flores pada 18–19 Agustus 2026: beras, minyak, sembako, dan mainan...
BGN Siagakan SPPG, Prioritaskan Warga dan Kelompok Rentan di NTT
BGN perintahkan SPPG tingkatkan kesiapsiagaan di NTT agar distribusi makanan dan pemenuhan gizi warga terdam...
TNI AU Kerahkan 6 Pesawat Angkut Kirim Bantuan ke NTT
TNI AU mengerahkan enam pesawat angkut sejak 17 Agustus 2026 untuk mengirim bantuan logistik ke Labuan Bajo...
Polri Tangani 40 Perkara Karhutla, 29 Tersangka di Riau
Bareskrim catat 40 perkara karhutla per 15 Agustus 2026; 29 tersangka ditetapkan di Riau. Kementerian Kehuta...
BNPB Pastikan Kebutuhan Korban Gempa Flores Tercukupi
BNPB meninjau penanganan gempa Flores 18 Agustus 2026 dan menjamin pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak...
Dampak Gempa NTT: 40.040 Pengungsi, Manggarai Timur Terbanyak
BNPB mencatat 40.040 pengungsi akibat gempa magnitudo 7,7 di NTT; Manggarai Timur menampung 15.465 orang sem...