Nasional

Basarnas Imbau Keluarga Korban KM Virgo Tidak Menunggu di Pelabuhan

Bagikan:
Tim SAR dan keluarga korban KM Virgo di area pelabuhan saat operasi pencarian

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengimbau keluarga korban KM Virgo Transport 8 untuk tidak terus menunggu di pelabuhan. Pernyataan itu disampaikan pada Minggu, 4 Oktober 2026, seiring operasi pencarian yang memasuki hari ke-22 dan masih menyisakan puluhan korban dalam pencarian.

Imbauan agar keluarga tidak bertahan di pelabuhan

Syafii menilai penantian panjang di pelabuhan berisiko terhadap kesehatan dan kebutuhan pokok keluarga korban. Ia meminta keluarga mempertimbangkan opsi penginapan atau kembali ke rumah sambil menunggu informasi resmi.

"Keluarga korban yang sampai sekarang masih bertahan menunggu di pelabuhan tentunya menjadi perhatian khusus kita. Kesehatan dan kebutuhan-kebutuhan pokok mereka pasti juga akan terganggu."

Koordinasi antarinstansi dan opsi fasilitas

Basarnas telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Polda, Korem, dan otoritas pelabuhan terkait kemungkinan penyediaan penginapan bagi keluarga. Syafii menyatakan telah menyampaikan permintaan perhatian kepada gubernur setempat agar keluarga mendapatkan fasilitas atau diarahkan kembali ke tempat tinggal masing-masing.

"Saya menyampaikan kepada Bapak Gubernur agar keluarga-keluarga ini bisa mendapatkan perhatian. Apakah difasilitasi di penginapan atau diarahkan kembali ke keluarga masing-masing."

Prosedur penanganan korban dan identifikasi

Syafii menegaskan bahwa ketika korban ditemukan, proses identifikasi terlebih dahulu akan dilakukan oleh DVI Polri Banjarmasin. Oleh karenanya, korban tidak dapat langsung diserahkan ke keluarga di lokasi penemuan.

"Andai saja ada penemuan korban, pasti korban langsung dibawa ke DVI Polri yang ada di Banjarmasin. Sewaktu-waktu ada informasi tentunya pasti akan disampaikan."

Perkembangan operasi SAR

Hingga Minggu, 4 Oktober 2026, operasi SAR memasuki hari ke-22. Tim SAR telah mengevakuasi total 190 orang selama operasi berlangsung. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan 82 orang meninggal dunia. Masih ada 53 korban yang masuk daftar pencarian.

Kategori Jumlah
Dievakuasi 190
Selamat 108
Meninggal 82
Masih dicari 53

Penutup: upaya identifikasi dan penyerahan yang bermartabat

Syafii menegaskan komitmen Basarnas untuk terus memaksimalkan upaya pencarian. Ia berharap setiap korban yang ditemukan dapat diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga secara terhormat setelah proses di DVI Polri Banjarmasin selesai.

"Prinsipnya dalam operasi SAR, kita akan semaksimal mungkin untuk mencari. Kita bisa menyerahkannya kepada keluarga dalam kondisi terhormat."
Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait