Kapolri: Berbeda Seragam, Satu Hati Menjaga Negeri — HUT TNI ke-81
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan TNI dan Polri tetap satu hati menjaga Indonesia menjelang HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Dalam sebuah video yang diterima pada Minggu, 4 Oktober 2026, Suyudi menyampaikan pesan kebersamaan meskipun keduanya berbeda seragam dan medan tugas.
Pesan utama Kapolri menjelang HUT ke-81
Suyudi menggarisbawahi bahwa perbedaan peran TNI dan Polri tidak mengurangi tanggung jawab bersama untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan bangsa. Pesan itu disampaikan sehari sebelum peringatan resmi HUT TNI pada Senin, 5 Oktober 2026.
"Berbeda seragam, berbeda medan tugas, namun satu hati menjaga negeri. TNI Polri bersama rakyat melangkah dalam satu tekad untuk Indonesia,"
Menurut Kapolri, semangat kebersamaan harus tercermin dalam tindakan nyata saat negara membutuhkan bantuan.
Kebersamaan TNI, Polri, dan rakyat
Suyudi menekankan bahwa Indonesia adalah rumah bersama di mana kehidupan dan harapan terus tumbuh. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga dan memperjuangkan masa depan negara.
"Indonesia adalah rumah yang kita cintai. Di setiap sudutnya kehidupan terus bertumbuh, harapan dijaga, cita-cita diraih,"
Dia juga menegaskan bahwa TNI dan Polri harus hadir bersama rakyat ketika situasi menuntut kehadiran mereka, dengan saling menguatkan, menjaga, dan melindungi.
"Ketika negeri membutuhkan, kita hadir bersama, saling menguatkan, menjaga, dan melindungi. Kita tanam hari ini untuk generasi esok,"
Tema HUT dan harapan ke depan
Peringatan HUT ke-81 TNI kali ini mengusung tema "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Kapolri menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar sinergi terus diperkuat demi kedaulatan dan kesejahteraan bangsa.
"Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia. TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil dan makmur,"
Dengan peringatan yang jatuh pada 5 Oktober 2026, pesan kebersamaan ini dimaksudkan untuk memperkokoh kerja sama antar institusi keamanan dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ke depan.
Penegasan tersebut mengingatkan bahwa stabilitas dan kemajuan negara membutuhkan peran semua pihak. Sinergi TNI-Polri bersama rakyat dianggap strategis untuk menjaga kedaulatan, menanggulangi ancaman, serta mewujudkan kesejahteraan bagi generasi mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...
Muhaimin Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi
Menko Muhaimin mendorong perumahan dikembangkan jadi ekosistem ekonomi melalui 1001 Pasar Rakyat, membuka ak...