Kemenkeu Pastikan Pembiayaan Awal DDMF Tak Gunakan APBN
Kementerian Keuangan menegaskan pembiayaan awal Danantara Development Management Fund (DDMF) tidak menggunakan alokasi APBN. Pernyataan itu disampaikan Plt Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Ferry Ardiyanto, pada konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.
Apa itu DDMF dan tujuan pembentukan
DDMF adalah instrumen baru bagian dari Danantara yang dirancang untuk membiayai proyek-proyek besar dan strategis jangka panjang di Indonesia. Tujuannya untuk mengembangkan proyek skala besar tanpa membebani anggaran negara secara langsung.
Sumber pembiayaan dan mekanisme
Menurut Kemenkeu, modal awal DDMF tidak bersumber dari APBN. Pengelola DDMF dapat memanfaatkan mekanisme pembiayaan inovatif, termasuk blended finance, untuk menggalang dana.
"Development Management Fund kan ini kan suatu dari Danantara yang akan digunakan untuk melakukan proyek-proyek besar. Mereka kan juga bisa melakukan pembiayaan inovatif, blended finance, tapi tidak akan—setahu saya tidak akan menggunakan dana dari APBN,"
Contoh proyek prioritas
Ferry menyebut beberapa proyek strategis yang potensial dibiayai DDMF. Di antaranya program mobil listrik nasional dan pembangunan tanggul raksasa (Giant Sea Wall) untuk melindungi pantai utara Jawa.
"Seperti misalnya mobil listrik nasional yang menurut informasi akan diluncurkan tahun 2028, kemudian juga yang minggu kemarin sudah diluncurkan di Karawang, mobil listrik nasional. Dan sesuai pidato itu ada Giant Sea Wall untuk melindungi pantai utara Jawa,"
Penegasan dari Presiden dan konteks kebijakan
DDMF dikenalkan Presiden saat penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027. Presidensi menekankan bahwa instrumen ini dirancang agar proyek strategis memberi manfaat ekonomi tanpa bergantung pada APBN.
"DDMF adalah instrumen yang menyiapkan, mengembangkan dan membiayai proyek strategis jangka panjang yang penting bagi Indonesia. Dan juga, kita hindari harus dibiayai APBN,"
Implikasi dan prospek
Penerapan DDMF berpotensi memperluas alternatif pembiayaan untuk infrastruktur dan proyek strategis. Dengan model pembiayaan campuran, proyek bernilai besar dapat dijalankan sambil menjaga ruang fiskal negara.
Ke depan, publik dan investor akan mengamati detail skema pendanaan, struktur pengelolaan, serta mekanisme transparansi DDMF agar tujuan pengurangan ketergantungan pada APBN tercapai tanpa mengorbankan akuntabilitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menkomdigi: 4,1 Juta Konten Judi Online Ditangani
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap 4,1 juta konten judi online ditangani, mayoritas situs/IP berasal dari luar n...
Sejarah TNI: Dari TKR ke Tentara Nasional Indonesia
5 Oktober diperingati sebagai Hari TNI karena pembentukan TKR pada 1945 yang kemudian berkembang menjadi Ten...
Menkomdigi Tekankan Penerapan PP Tunas saat Audiensi dengan LEGO
Menkomdigi Meutya Hafid dorong penerapan PP Tunas dan persetujuan orang tua saat audiensi dengan LEGO untuk...
Kapolri: Berbeda Seragam, Satu Hati Menjaga Negeri — HUT TNI ke-81
Kapolri Suyudi tegaskan TNI dan Polri tetap "satu hati" menjaga Indonesia menjelang HUT TNI ke-81, 5 Oktober...
Basarnas Imbau Keluarga Korban KM Virgo Tidak Menunggu di Pelabuhan
Basarnas mengimbau keluarga korban KM Virgo agar tidak terus menunggu di pelabuhan; korban yang ditemukan ak...
Cara Mengurus Buku Nikah Rusak atau Hilang, Gratis di KUA
Buku nikah rusak atau hilang dapat diganti gratis di KUA tempat akad; ketahui persyaratan dan dasar hukumnya...