Ari Irham & Rieke Diah Bagikan Emosi di Film 'Seni Merayu Tuhan'
Aktor Ari Irham dan Rieke Diah Pitaloka membagikan pengalaman emosional saat proses pembuatan film Seni Merayu Tuhan pada konferensi pers di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026. Ari merinci perjuangan mendalami karakter Hikmah, sementara Rieke menyampaikan makna literasi dan ikatan emosional antara ibu dan anak dalam film ini.
Pengalaman Ari Irham mendalami peran Hikmah
Ari Irham mengatakan peran Hikmah memaksanya mengeksplorasi fase duka, kebingungan, dan pencarian jati diri seorang pemuda. Ia menyebut proses itu tidak mudah dan membuka refleksi pribadi tentang pendewasaan.
"Yang aku eksplor di sini adalah fase dukanya, perasaan kebingungan, kelimpungan, impulsif. Refleksi terbesar yang aku dapat dari peran Hikmah adalah bahwa proses pendewasaan dan proses spiritual itu tidak semudah itu,"
Ari menambahkan bahwa menjadi dewasa bukan sekadar bertambah usia, melainkan keberanian mengakui kesalahan. Ia mengaku masih terus belajar memahami hal tersebut, sebagaimana perjalanan karakter yang diperankannya.
Rieke: film ini soal buku, Tuhan, dan hubungan keluarga
Rieke Diah Pitaloka menyatakan bersyukur bisa bergabung dalam adaptasi buku karya Habib Jafar itu. Bagi Rieke, membaca dan kitab suci memiliki peran penting dalam hidupnya, sehingga keterlibatannya terasa bermakna.
"Buku adalah hidup saya. Kitab suci juga adalah buku. Di mana ada buku, di situ ada Tuhan. Dan salah satunya ada di buku Seni Merayu Tuhan karya Habib Jafar,"
Awalnya ia ragu menerima tawaran karena jadwal padat, namun setelah mengetahui porsi adegan hanya tiga sampai lima hari, Rieke menyesuaikan syuting pada akhir pekan. Ia menilai film ini relevan untuk anak muda pencari jati diri dan juga orang tua.
"Film ini bukan hanya untuk anak-anak yang beranjak dewasa, tetapi juga untuk ibu-ibu yang merasa sedang patah hati ditinggalkan anak-anaknya,"
Bonding pemeran dan detail produksi
Rieke menyebut hubungan emosional dengan Ari terbangun secara alami, sehingga chemistry ibu-anak di layar terasa autentik. Ia menilai interaksi mereka membuat adegan tidak terkesan berakting semata.
Film ini menjadi debut penyutradaraan Cesa David Luckmansyah, dengan naskah yang ditulis oleh Rino Sarjono bersama Salman Aristo dan Gina S. Selain Ari dan Rieke, pemeran lain antara lain:
- Lutesha
- Teuku Ryzki
- Arie Kriting
- Sita Nursanti
- Onadio Leonardo
- Alfie Alfian
- Habib Jafar
Jadwal tayang dan konteks
Seni Merayu Tuhan diadaptasi dari buku berjudul sama karya Habib Jafar. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026. Proyek ini dipandang sebagai pertemuan antara dunia literasi dan perfilman serta menjadi perjalanan spiritual bagi pemain dan kru.
Dengan cerita yang menyentuh sisi spiritual dan dinamika keluarga, film ini diprediksi menarik penonton yang mencari karya berisi refleksi batin sekaligus hubungan antar-generasi.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
BTS Pecahkan Rekor Pendapatan Bulanan di Billboard Boxscore
BTS memecahkan rekor pendapatan bulanan grup di Billboard Boxscore dengan $127,8 juta dan 641 ribu tiket ter...
Sinopsis 'Aku Sebelum Aku' — Drama Keluarga Baru di Netflix
Film 'Aku Sebelum Aku' bercerita tentang Jati, remaja berprestasi yang menghadapi serangan panik; tayang eks...
Sinopsis The Death of Robin Hood: Penebusan Sang Legenda
Film thriller sejarah 'The Death of Robin Hood' tayang 3 Juli 2026, menghadirkan Robin yang rapuh dan perjal...
Sinopsis Cinta Lama Babak Kedua: Konflik Cinta Lintas Generasi
Film 'Cinta Lama Babak Kedua' tayang 2 Juli 2026; romcom ini menguji cinta lintas generasi akibat kenangan m...
Sinopsis Dua Nafas: Kisah Haru Nenek dan Cucu yang Menginspirasi
Sinopsis film Dua Nafas: drama keluarga tentang pengorbanan nenek dan cucu, tayang 2 Juli 2026 dengan durasi...
Synchronize Fest 2026 Umumkan Lineup Fase Kedua, Bernadya hingga Hindia
Synchronize Fest 2026 umumkan lineup fase kedua untuk 16-18 Oktober di Gambir Expo, menampilkan Bernadya, Hi...