Ekonomi

Pasokan Energi Jadi Prioritas Pertamina Pascagempa NTT

Bagikan:
Distribusi BBM dan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur

Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) meminta pasokan energi menjadi prioritas penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pernyataan disampaikan pada 19 Agustus 2026, menekankan pentingnya ketersediaan BBM dan LPG untuk memastikan distribusi logistik dan aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Prioritas pasokan BBM dan LPG

Ketua FKBI Tulus Abadi menilai BBM dan LPG sangat vital dalam tanggap darurat. Menurutnya, BBM mendukung transportasi, distribusi pangan, suplai air bersih, serta layanan publik di wilayah terdampak.

Langkah cepat Pertamina dalam situasi tanggap darurat di NTT sangat mendesak dan memang diperlukan. BBM adalah komoditas yang sangat vital

Tulus mengingatkan gangguan pasokan energi berpotensi menghambat distribusi kebutuhan pokok. Kondisi itu menjadi lebih krusial ketika pasokan listrik terganggu dan warga bergantung pada genset.

Daerah yang terdampak gempa harus menjadi prioritas dalam pengamanan pasokan energi. Jangan sampai terjadi kelangkaan BBM karena kebutuhan energi justru meningkat pada situasi darurat

Langkah operasional Pertamina

Pihak Pertamina memastikan distribusi energi tetap berjalan meski beberapa jalur transportasi terganggu. Perusahaan menyiapkan jalur distribusi alternatif serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyebutkan upaya pemulihan SPBU terus dilakukan di Flores.

Upaya pemulihan SPBU di Flores, NTT terus dilakukan. Di mana 35 dari 52 SPBU kini kembali beroperasi

Pertamina juga memperkuat distribusi BBM dan LPG melalui alih suplai dan transportasi laut untuk menjamin keandalan pasokan, dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Bantuan kemanusiaan dan kebutuhan dasar

Selain menjaga pasokan energi, Pertamina Group menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak. Bantuan mencakup tenda, obat-obatan, makanan, serta kebutuhan dasar lain selama masa tanggap darurat.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa makanan. Tetapi juga berbagai kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan tim Pertamina telah berada di lokasi untuk memantau kebutuhan dan menyalurkan bantuan langsung kepada warga.

Dampak dan rekomendasi

Tulus menegaskan keberlanjutan pasokan energi memengaruhi percepatan pemulihan sosial dan ekonomi. Kelancaran BBM dan LPG dianggap kunci untuk memulihkan mobilitas masyarakat dan aliran logistik pascabencana.

Untuk mengantisipasi kendala akses darat, FKBI mendorong penggunaan moda laut dan udara sebagai alternatif distribusi. Langkah ini diperlukan agar suplai energi dan bantuan dapat tersalurkan tanpa hambatan.

Kesimpulan: Pasokan energi—terutama BBM dan LPG—dinyatakan sebagai prioritas utama dalam penanganan pascagempa NTT. Koordinasi antar instansi dan diversifikasi jalur distribusi dinilai krusial untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait