Olahraga

Persijap Kejar Ketertinggalan Jelang Super League 2026/2027

Bagikan:
Skuad Persijap latihan di Stadion Gelora Bumi Kartini, 17 Agustus

Persijap Jepara memulai persiapan terlambat untuk Super League 2026/2027 dan kini tancap gas untuk mengejar ketertinggalan. Latihan perdana digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini pada 17 Agustus, dengan fokus adaptasi pemain dan peningkatan kondisi fisik menjelang kompetisi yang dimulai September.

Skuad baru dan komposisi pemain

Manajemen telah mendatangkan beberapa pemain asing untuk memperkuat lini inti tim. Nama-nama yang sudah resmi bergabung disebut menjadi bagian dari rencana pembenahan skuad.

  • Marcos Blasco
  • Oumar Bah
  • Samuel Ofori
  • Juan Douglas
  • Paulo Rodriguez
  • Yaya Sogodogo

Selain itu, Persijap merekrut kembali Rakhmatsho Rakhmatzoda dan menambahkan sejumlah pemain lokal. Beberapa pemain lama dipertahankan, termasuk gelandang Buyung Ismu Lessy.

Fokus latihan dan pematangan strategi

Pelatih menekankan pematangan taktik dan peningkatan kebugaran sebagai prioritas. Karena persiapan dimulai lebih lambat dibanding pesaing, tim perlu memaksimalkan setiap sesi latihan untuk mencapai kecocokan permainan.

Proses adaptasi antara pemain lama dan wajah baru juga menjadi agenda penting. Tim pelatih merancang program berbeda untuk kondisi fisik, teknik dasar, dan sinkronisasi lini permainan.

Motivasi suporter dan peran pemain senior

Buyung Ismu Lessy menyatakan kebanggaannya membantu tim bertahan di kasta tertinggi musim lalu. Ia menilai pengalaman tersebut penting untuk menjaga fokus musim depan.

"Saya bangga pada diri sendiri karena sebelumnya pernah gagal. Saya tidak mau hal itu terulang kepada diri sendiri maupun tim yang saya bela saat ini."

Buyung juga menyebut dukungan suporter Jepara sebagai sumber motivasi. Atmosfer stadion dianggap mendorong energi lebih bagi pemain saat berlaga.

Jadwal pembuka dan tantangan awal

Persijap dijadwalkan memulai kompetisi dengan laga tandang melawan Madura United di Pamekasan. Pertandingan pembuka ini akan menjadi uji cepat bagi kombinasi pemain baru dan strategi yang disiapkan.

Pelonggaran waktu persiapan menuntut tim bekerja intensif pada aspek fisik dan taktik. Jika adaptasi berjalan mulus, Persijap berpeluang menebus ketertinggalan dan tampil kompetitif di musim 2026/2027.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait