Lokal

Gunung Sinabung Tetap Berstatus Siaga, Potensi Erupsi Masih Ada

Bagikan:
Kolom abu tipis Gunung Sinabung bergerak ke arah timur dan tenggara

Medan — Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih menunjukkan gempa dan tremor sehingga potensi erupsi susulan tetap ada. Pada Selasa, 1 September, petugas menegaskan status gunung api itu masih Level III (Siaga).

Status dan pemantauan terbaru

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 12.00 WIB, intensitas hembusan abu vulkanik mulai berkurang. Abu yang terlihat tipis bergerak ke arah timur dan tenggara. Meski demikian, petugas mencatat adanya gempa dan tremor yang menandakan aktivitas bawah permukaan masih berlangsung.

“Masih ada gempa dan tremor, potensi erupsi masih ada. Status masih Siaga, Level III,” ujar petugas pemantauan Gunung Sinabung, Armen Purba, Selasa (1/9).

Sebaran abu dan dampak kesehatan

Sebaran abu saat ini terpantau menuju wilayah timur dan tenggara. Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di daerah terdampak disarankan memakai masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

Imbauan keselamatan untuk warga dan wisatawan

Petugas mengingatkan agar warga dan wisatawan tetap mematuhi batas aman yang telah ditetapkan. Area berbahaya masih dijaga dalam tiga radius yang telah ditentukan untuk mengurangi risiko jika terjadi erupsi mendadak.

“Untuk wisatawan dan warga setempat masih dijaga tiga radius. Potensi bahaya masih ada. Masyarakat jangan panik,” kata Armen Purba.

Petugas menegaskan agar masyarakat tidak memasuki kawasan berbahaya dan selalu mengikuti instruksi resmi dari otoritas terkait.

Potensi gangguan penerbangan

Aktivitas erupsi Gunung Sinabung berpotensi mengganggu penerbangan jika erupsi kembali menghasilkan kolom abu yang tinggi. Oleh karena itu, arah sebaran abu dan perkembangan aktivitas vulkanik terus dipantau oleh otoritas terkait.

Apa yang harus dilakukan masyarakat

  • Gunakan masker saat berada di area yang terkena abu.
  • Jauhi kawasan dalam radius bahaya yang ditetapkan petugas.
  • Ikuti informasi dan imbauan resmi dari petugas pemantauan.
  • Jangan panik dan siapkan kebutuhan darurat jika diminta evakuasi.

Pemantauan akan terus dilakukan untuk menilai perubahan aktivitas gunung dan arah sebaran abu. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada serta tidak mengabaikan instruksi keselamatan dari petugas.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait