DP3A Labuhanbatu Luncurkan Layanan Pengaduan Digital Simfoni PPA
Rantauprapat — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Labuhanbatu memperkenalkan layanan pengaduan berbasis digital, Simfoni PPA, dan menggelar pelatihan pencatatan serta pelaporan kasus pada Selasa, 19 Mei 2026, di Platinum Hall Rantauprapat. Langkah ini dimaksudkan untuk mempercepat penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta menjamin perlindungan korban secara lebih terintegrasi.
Pelayanan pengaduan cepat, aman, dan terintegrasi
Pengenalan aplikasi Simfoni PPA disampaikan oleh Kabid P3A DP3A Labuhanbatu, Friska F Simanjuntak, sebagai fasilitas pengaduan yang memudahkan masyarakat melaporkan berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, atau pelanggaran hak perempuan dan anak.
Aplikasi Simfoni PPA ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan berbagai kasus kekerasan, diskriminasi, hingga pelanggaran hak terhadap perempuan dan anak secara cepat, aman, dan terintegrasi.
Friska menegaskan bahwa identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya dan setiap laporan akan segera ditindaklanjuti oleh tim terkait.
Integrasi antarinstansi dan transparansi penanganan
Aplikasi terhubung langsung dengan dinas terkait, aparat penegak hukum, dan lembaga layanan lainnya. Dengan sistem terintegrasi, proses tindak lanjut dan pemantauan penanganan kasus dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Melalui Simfoni PPA masyarakat tidak perlu ragu untuk melaporkan kejadian yang dialami ataupun yang diketahui. Identitas pelapor akan dijamin kerahasiaannya, dan laporan akan segera ditindaklanjuti oleh tim terkait.
Basis data untuk pencegahan dan kebijakan
Selain fungsi pengaduan, Simfoni PPA juga berperan sebagai basis data untuk memetakan kasus secara real-time. Data ini diharapkan menjadi dasar perumusan kebijakan pencegahan yang lebih tepat dan peningkatan kualitas layanan perlindungan.
Dengan adanya data yang akurat dan real-time, kita bisa mengambil langkah pencegahan yang lebih efektif serta meningkatkan kualitas layanan perlindungan.
Materi dan narasumber pelatihan
Pelatihan menghadirkan narasumber dari berbagai institusi untuk meningkatkan kapasitas penyedia layanan. Hadir antara lain Ipda Palge Hasibuan (Kanit PPA Polres Labuhanbatu), Fitri Nababan (Lembaga Pemerhati Anak POVSU), dan Awalludin Hasibuan (Kabid Egov Kominfo Kabupaten Labuhanbatu).
- Ipda Palge Hasibuan menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pendampingan korban dan penegakan hukum. Pencatatan yang baik lewat Simfoni PPA akan mempercepat koordinasi penanganan kasus.
- Fitri Nababan mengingatkan bahwa perkawinan anak masih menjadi persoalan serius dan mengajak semua pihak meningkatkan edukasi serta perlindungan bagi anak.
- Awalludin Hasibuan menjelaskan peran teknologi informasi untuk memastikan data yang akurat, cepat, dan terintegrasi dalam sistem pelaporan.
Respon peserta dan harapan ke depan
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme dari peserta yang berasal dari unsur OPD, UPT PPA, pendamping, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, serta lembaga pemerhati perempuan dan anak. Pelatihan diharapkan meningkatkan kualitas pencatatan, pendampingan, dan koordinasi penanganan kasus di Kabupaten Labuhanbatu.
Ke depan, DP3A menargetkan pemanfaatan Simfoni PPA lebih luas sehingga deteksi dini, perlindungan korban, dan upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Saksi Tegaskan Tidak Sebut Doddy 'Mafia Tanah' di Sidang Praperadilan
Saksi pelapor di praperadilan Medan menyatakan tak pernah menyebut Doddy 'mafia tanah'; inti laporan soal em...
Groundbreaking Huntap di Aceh Tamiang, Target 2.399 Unit 2026
Pemerintah memulai pembangunan 178 huntap di Alur Jambu, Aceh Tamiang, bagian dari target 2.399 unit pada 20...
Medan: Polrestabes Gagalkan Peredaran Vape Getar, Pemko Gandeng KPK
Polrestabes Medan menangkap pelaku dan menyita 450 bungkus vape getar; warga Medan Belawan hidup di dapur se...
PKA Sumut Belajar Tata Kelola Lingkungan ke DLH DKI
Puluhan calon pemimpin administrator Sumut mengikuti Studi Lapangan PKA ke DLH DKI Jakarta untuk mempelajari...
Aris Rinaldi Nasution Terpilih Kembali Ketua Forwakum Sumut 2026-2029
Aris Rinaldi Nasution kembali terpilih sebagai Ketua Forwakum Sumut 2026–2029 setelah unggul tipis dalam pem...
Polantas Karib: Sat Lantas Pematangsiantar Edukasi 60 Anak TK soal Lalu Lintas
Sat Lantas Polres Pematangsiantar menggelar Polantas Karib untuk 60 anak TK, mengajarkan rambu lalu lintas,...