Sekolah Garuda Cetak Pemimpin untuk Indonesia Emas 2045
Sekolah Garuda disiapkan untuk mencetak pemimpin masa depan yang mendukung target Indonesia Emas 2045. Program ini membuka akses pendidikan berkualitas dan peluang masuk perguruan tinggi terbaik dunia bagi siswa berprestasi.
Program dan tujuan
Program dirancang sebagai investasi jangka panjang pemerintah untuk menyiapkan generasi pemimpin. Selain prestasi akademik, fokus juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Tenaga Ahli Bakom RI Ricky Tamba menekankan orientasi tersebut saat memberi keterangan di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.
"Orientasinya bukan hanya prestasi akademik, tetapi juga pembentukan kepemimpinan dan karakter. Kami ingin mereka kembali membangun Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan."
Seleksi ketat dan kriteria penilaian
Seleksi calon peserta dilakukan secara ketat dan menyeluruh untuk memastikan kualitas talenta yang dibina. Penilaian meliputi berbagai aspek akademik dan non-akademik.
- Prestasi akademik
- Kepemimpinan
- Motivasi
- Kemampuan berpikir kritis
Proses seleksi ini dimaksudkan untuk menemukan siswa yang tidak hanya pintar, tetapi juga berpotensi memimpin dan berkontribusi di masa depan.
Akses ke seluruh wilayah
Pemerintah memastikan kesempatan akses terbuka bagi siswa dari seluruh penjuru Indonesia, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Hal ini bertujuan meratakan peluang pendidikan berkualitas.
"Kami ingin akses pendidikan berkualitas bisa dirasakan seluruh anak Indonesia. Bukan hanya mereka yang berasal dari kota besar,"
Jumlah sekolah dan pembinaan
Saat ini telah ditetapkan 42 Sekolah Garuda Transformasi yang akan terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan. Program ini dikelola sebagai bagian dari manajemen talenta nasional.
Ketua Tim Sekolah Garuda Kemendiktisaintek, Vira Agustina, menyebut inisiatif ini sebagai bentuk investasi negara untuk mencetak calon pemimpin bangsa.
"Sekolah Garuda merupakan investasi negara bagi generasi masa depan. Kami menyiapkan calon pemimpin yang berkontribusi bagi bangsa,"
Pendampingan dan prospek
Peserta program mendapatkan penguatan akademik dan pendampingan berkelanjutan. Mereka juga diberi informasi serta fasilitasi menuju perguruan tinggi terbaik dunia.
Dengan pola pembinaan terpadu, pemerintah berharap lulusan Sekolah Garuda kembali membawa perubahan positif dan mempercepat capaian pembangunan menuju visi 2045.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
102 Pekerja Eks Hotel Sultan Laporkan Diri ke Posko GBK
Sebanyak 102 pekerja eks Hotel Sultan melapor ke Posko Alih Kelola Blok 15 GBK pada 22 Juni 2026 sebagai bag...
Wakapolri Ajak Buruh Perkuat Sinergi Lindungi Hak Pekerja
Wakapolri Dedi Prasetyo ajak buruh perkuat sinergi dengan Polri di Rakernas KSPI 2026 untuk lindungi hak pek...
Baleg Dorong RUU Air Minum dan Sanitasi Percepat Penurunan Stunting
Baleg DPR mendorong RUU Air Minum dan Sanitasi sebagai instrumen percepat penurunan stunting dengan menekank...
Eks Hotel Sultan Berpotensi Dirobohkan dalam Penataan GBK
Menteri Rosan Roeslani menyatakan eks Hotel Sultan berpotensi dirobohkan dalam rencana penataan menyeluruh k...
Kemenbud Dorong Pelurusan Sejarah W.R. Soepratman dan Perkuat Literasi
Kemenbud mendorong pelurusan sejarah W.R. Soepratman dan memperkuat literasi kepahlawanan untuk mengenalkan...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah, Tekan Biaya Logistik
Presiden resmikan 1.151 km jalan daerah di 37 provinsi untuk memperkuat konektivitas dan menurunkan biaya lo...