Sekolah Garuda Transformasi Dongkrak Minat Kuliah ke Luar Negeri
Sekolah Garuda Transformasi meningkatkan minat siswa SMA Negeri Unggulan Mohammad Husni Thamrin Jakarta untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Kenaikan tercatat pada tahun ajaran terbaru, diiringi program pembinaan karakter dan pendampingan akademik sejak kelas X.
Peningkatan minat dan data
Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, Arif Nur Ridwan, menyatakan jumlah siswa yang berminat kuliah di luar negeri hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun lalu tercatat 25 siswa, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 47 siswa.
"Minat menuju perguruan tinggi luar negeri meningkat hampir seratus persen. Pendampingan dilakukan sejak siswa berada di kelas sepuluh," ujar Arif.
Peningkatan ini terlihat setelah sekolah menerapkan pelayanan informasi perguruan tinggi dan persiapan administrasi beasiswa secara terstruktur. Pendekatan dimulai sejak awal masa SMA untuk mempersiapkan kesiapan akademik dan nonakademik siswa.
Peran Sekolah Garuda dan kebijakan pemerintah
Tenaga Ahli Bakom RI Ricky Tamba menilai program Sekolah Garuda Transformasi memperkuat daya saing peserta didik. Pemerintah, menurutnya, ingin membuka akses pendidikan global secara lebih merata untuk generasi muda.
"Yang dicari bukan hanya siswa pintar secara akademik. Mereka juga harus memiliki karakter dan semangat mengabdi," kata Ricky dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.
Ricky menekankan bahwa selain kemampuan akademik, integritas dan karakter kepemimpinan menjadi fokus agar lulusan siap bersaing di kancah internasional.
Penguatan guru dan pembinaan karakter
Sekolah juga menyiapkan guru melalui peningkatan kompetensi. Pelatihan difokuskan pada pedagogi dan pengetahuan tentang persyaratan perguruan tinggi luar negeri.
"Kami memastikan guru memiliki visi dan tujuan yang sama. Semua diarahkan mendukung keberhasilan siswa mencapai cita-citanya," kata Arif.
Selain aspek akademik, pembinaan kepemimpinan dan karakter dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Tujuannya membentuk calon pemimpin yang tidak hanya cakap secara ilmu, tetapi juga bermoral dan berorientasi melayani.
Dampak dan prospek
Program ini diharapkan memperluas peluang siswa Indonesia untuk bersaing secara global. Selain meningkatkan angka minat studi ke luar negeri, inisiatif juga mendukung target jangka panjang pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Sekolah Garuda Transformasi dipandang sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan internasional dan memperkuat ekosistem pendampingan siswa sejak dini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menkomdigi: 4,1 Juta Konten Judi Online Ditangani
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap 4,1 juta konten judi online ditangani, mayoritas situs/IP berasal dari luar n...
Sejarah TNI: Dari TKR ke Tentara Nasional Indonesia
5 Oktober diperingati sebagai Hari TNI karena pembentukan TKR pada 1945 yang kemudian berkembang menjadi Ten...
Menkomdigi Tekankan Penerapan PP Tunas saat Audiensi dengan LEGO
Menkomdigi Meutya Hafid dorong penerapan PP Tunas dan persetujuan orang tua saat audiensi dengan LEGO untuk...
Kapolri: Berbeda Seragam, Satu Hati Menjaga Negeri — HUT TNI ke-81
Kapolri Suyudi tegaskan TNI dan Polri tetap "satu hati" menjaga Indonesia menjelang HUT TNI ke-81, 5 Oktober...
Basarnas Imbau Keluarga Korban KM Virgo Tidak Menunggu di Pelabuhan
Basarnas mengimbau keluarga korban KM Virgo agar tidak terus menunggu di pelabuhan; korban yang ditemukan ak...
Cara Mengurus Buku Nikah Rusak atau Hilang, Gratis di KUA
Buku nikah rusak atau hilang dapat diganti gratis di KUA tempat akad; ketahui persyaratan dan dasar hukumnya...