Rucika Tampil Beda di IndoBuildTech 2026 dengan Warisan Bengawan Solo
Rucika menegaskan komitmen memberi dampak nyata bagi masyarakat saat tampil di IndoBuildTech 2026, Rabu 8 Juli di ICE BSD, Tangerang. Perusahaan menghadirkan kampanye berbasiskan aset merek "Di mana air mengalir sampai jauh" dan menggunakan lisensi resmi lagu legendaris Bengawan Solo untuk memperkuat pesan keberlanjutan air dan kehidupan.
Strategi komunikasi dan warisan lagu
Corporate Brand Management Rucika, Muhammad Safiq, mengatakan tahun ini perusahaan ingin mengoptimalkan kekuatan tagline dengan aransemen resmi lagu "Bengawan Solo". Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga relevansi merek sekaligus menghormati warisan budaya.
"Strategi komunikasi Rucika di tahun ini ingin memperkuat legacy yang telah menjadi bagian dari perjalanan brand Rucika. Hal terpenting, kami ingin menunjukkan dampak Rucika sesungguhnya hadir melalui sesuatu yang jauh lebih besar, yaitu memastikan air dan kehidupan terus mengalir bersama Rucika,"
Perwakilan keluarga mendiang Gesang turut hadir dan memberikan apresiasi atas aransemen baru yang dinilai lebih segar namun tetap menjaga nilai asli karya maestro tersebut.
Pilar kreatif: Ruang Cipta Karya
Corporate Marketing Director Brian Widjaja menegaskan kampanye bukan sekadar aktivasi produk, melainkan wujud komitmen strategis lewat pilar kreatif Ruang Cipta Karya. Tujuannya untuk menerjemahkan tanggung jawab Rucika dalam memajukan industri perpipaan dan sistem perairan di Indonesia.
"Fokus kami tidak lagi sekadar berbicara tentang produk, tetapi tentang kepercayaan yang telah dibangun selama puluhan tahun. Strategi ini kami terjemahkan ke dalam pilar kreatif Ruang Cipta Karya sebagai cerminan tanggung jawab Rucika dalam memajukan industri perpipaan dan sistem perairan di Indonesia,"
"Kami memastikan pesan dan visi ini secara utuh terhubung dengan seluruh customer kami."
Konsep booth: The Art_teries
Bekerja sama dengan Joso Arsitek, Rucika menampilkan booth bertema The Art_teries. Konsep menggabungkan unsur estetika Art dan fungsi vital Arteri sebagai metafora distribusi air ke seluruh bangunan.
Fasad dirancang organik untuk memandu sirkulasi pengunjung ke ruang interior yang dilengkapi immersive art. Untuk meredam kesan industrial, desain juga mengadopsi pendekatan biofilik dengan dominasi material kayu dari RB Shera.
Inovasi produk dan solusi pasar
Selain strategi komunikasi, Rucika memperkenalkan sejumlah produk inovatif sebagai solusi total sistem perpipaan:
- Pipa PPR untuk instalasi air panas dan dingin bertekanan, kini lebih mudah diakses melalui jaringan ritel.
- Pipa KELOX berbahan PE-RT dengan sistem Push fit untuk pemasangan cepat dan anti bocor.
- Berbagai aksesori: backflow valve, stop kran, fosetpol, sistem syfon, hingga RUGlue ukuran 40 gram.
Dampak dan prospek
Rucika menilai konsistensi membangun aset merek sebagai investasi jangka panjang. Perusahaan berupaya menjaga identitas sekaligus relevansi di tengah perilaku konsumen yang dinamis dan kondisi ekonomi makro yang berubah.
Dalam kompetisi yang ketat, Rucika berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dan berdampak nyata untuk memenuhi kebutuhan industri perpipaan dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Rupiah Tutup Melemah 0,11% ke Rp17.744, Tekanan dari Data PCE AS
Rupiah ditutup melemah 0,11% ke Rp17.744 per USD pada 27 Agustus 2026, terdorong data inflasi AS (PCE) dan p...
HIPPINDO Lestari: Program Tukar Baju Bekas untuk Tekan Impor Ilegal
HIPPINDO merancang "HIPPINDO Lestari", program tukar baju bekas dengan produk lokal untuk menekan impor paka...
IHSG Naik 116,06 Poin pada Penutupan 27 Agustus 2026
IHSG ditutup naik 116,06 poin menjadi 6.521,75 pada 27 Agustus 2026, terdorong kepastian calon Gubernur BI d...
OJK Perkuat Startup Fintech Lewat Akselerator
OJK luncurkan OJK Fintech Startup Accelerator untuk menjembatani startup fintech ke industri, investor, dan...
Indonesia Butuh 12 Juta Talenta Digital hingga 2030, Wamenkomdigi
Wamenkomdigi Nezar Patria menyebut Indonesia butuh sekitar 12 juta talenta digital hingga 2030 untuk menopan...
OJK: Akun Keuangan Digital Capai 22,93 Juta per Juli 2026
OJK: Jumlah akun keuangan digital mencapai 22,93 juta per Juli 2026; nilai transaksi kripto Rp20,52 triliun,...