MURI Serahkan Rekor untuk DDTC Library: Koleksi Pajak Terbanyak
Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menyerahkan piagam penghargaan dan medali kepada DDTC pada Jumat, 10 Juli 2026. Penyerahan berlangsung di DDTC Library, lantai 2 Menara DDTC, Jakarta, bertepatan dengan HUT ke-19 DDTC. Penghargaan ini mencatat DDTC Library sebagai Perpustakaan Pajak dengan koleksi literatur perpajakan terbanyak.
Penyerahan resmi dan pesan MURI
Penyerahan piagam dilakukan langsung oleh Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, kepada Founder DDTC, Darussalam, dan Danny Septriadi. MURI menilai capaian ini faktual dan layak dicatat sebagai rekor nasional.
Secara faktual DDTC Library memang layak memecahkan rekor, harapan kami supaya rekor ini menginspirasi setiap warga bangsa untuk memperbarui dan memperkuat literasi tentang pajak dan segala aspeknya, makin banyak yang ngerti pajak.
Yusuf menekankan pentingnya literasi pajak untuk mengurangi kesan pajak yang menakutkan di sebagian masyarakat. Ia berharap keberadaan DDTC Library menjadi sumber manfaat bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat umum.
Ini sangat membantu. Pengetahuan elementer terkait pajak juga akan membantu masyarakat awam sehingga terbangun kesadaran pajak.
Volume koleksi dan klasifikasi
DDTC Library mencatat total 4.967 koleksi literatur perpajakan. Koleksi itu terbagi menjadi dua kategori utama:
| Kategori | Jumlah Buku |
|---|---|
| Core tax collection (koleksi inti perpajakan) | 3.259 |
| Complementary tax collection (koleksi pendukung lintas disiplin) | 1.708 |
Core tax collection memuat literatur tentang berbagai aspek perpajakan nasional dan internasional. Sedangkan complementary collection mencakup buku terkait hukum, akuntansi, ekonomi, dan perdagangan internasional yang relevan dengan perpajakan.
Ragam topik dan penerbit
Koleksi DDTC dikelompokkan dalam lebih dari 45 topik yang mencakup kebutuhan riset dan kebijakan, antara lain:
- Transfer pricing
- International taxation
- Tax audit & dispute
- Tax law
- Tax administration, tax system, taxation & technology
- Business reorganization, tax research, taxes on income and wealth
Mayoritas koleksi adalah literatur internasional dari penerbit ternama. Contoh penerbit yang menjadi rujukan:
- IBFD
- Wolters Kluwer
- Routledge
- Hart Publishing
- Lexis Nexis
- American Bar Association
Selain itu, publikasi domestik dan internasional karya profesional DDTC, termasuk 43 buku terbitan DDTC, banyak mengandalkan rujukan dari koleksi perpustakaan ini.
Makna bagi kebijakan dan pendidikan
Founder DDTC, Darussalam, menilai ketersediaan literatur yang memadai adalah kunci terciptanya masyarakat melek pajak. Ia mendorong kampus dan pemerintah meningkatkan ketersediaan rujukan guna memperkuat kualitas kajian dan kebijakan perpajakan.
Kondisi ini yang mendorong saya kalau bisa sebagai pionir untuk menggerakkan kampus dan government. Bagaimanapun, harusnya mereka yang memulai ini, semoga ini menjadi trigger agar mereka lebih membekali diri.
Dengan dukungan literatur komprehensif, kebijakan perpajakan dapat dirancang lebih matang serta mempertimbangkan praktik internasional sehingga lebih mudah diterima publik.
Pengembangan berkelanjutan
DDTC terus memperbarui koleksi untuk mengikuti dinamika dunia perpajakan. Situs DDTC Library juga terintegrasi dengan platform digital lain untuk membentuk ekosistem pengetahuan perpajakan yang lebih luas dan mudah diakses oleh peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...