Penumpang Pagi Naik 12%, LRT Jabodebek Keluarkan Panduan
LRT Jabodebek mengeluarkan panduan perjalanan setelah jumlah penumpang pada jam sibuk pagi naik 12 persen. Kenaikan tercatat pada Sabtu, 11 Juli 2026, dengan rata‑rata 511 pelanggan per stasiun di 18 stasiun pada jam sibuk pagi.
Lonjakan penumpang dan jadwal sibuk
Data internal menunjukkan jumlah harian penumpang rata‑rata naik dari 456 menjadi 511 orang per stasiun pada waktu sibuk. Waktu sibuk yang dimaksud berlangsung umumnya antara pukul 06.00 sampai 09.00 WIB. Kenaikan ini mendorong pengelola untuk memberi panduan agar kepadatan lebih terkelola.
Panduan perjalanan yang disosialisasikan
Manajemen LRT Jabodebek menyosialisasikan aturan dan tips praktis untuk pengguna pada 11 Juli 2026. Tujuannya untuk mempercepat proses naik‑turun dan mengurangi kemacetan di area peron dan kereta.
- Siapkan kartu pembayaran elektronik dan pastikan saldo sebelum masuk gate.
- Dilarang membawa barang lebih besar dari 100 x 40 x 30 cm.
- Letakkan tas ransel di depan badan saat kereta penuh.
- Prioritaskan pengguna yang turun; jangan berdiri di depan pintu atau eskalator.
- Datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari kepanikan di peron.
Kata pengelola
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, meminta pengguna menerapkan langkah sederhana yang bisa memperlancar arus penumpang. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan individu bagi kenyamanan bersama.
"Hal-hal sederhana seperti menyiapkan kartu pembayaran serta memastikan saldo kartu sebelum memasuki gate, memberikan kesempatan kepada pengguna turun terlebih dahulu, hingga menempatkan barang bawaan dengan tepat dapat membantu mempercepat proses naik turun pengguna. Jika dilakukan bersama-sama, perjalanan akan terasa lebih nyaman dan tertib," ujarnya.
Radhitya juga menambahkan bahwa etika dasar selama perjalanan mampu menciptakan lingkungan transportasi umum yang lebih kondusif.
"Transportasi publik merupakan ruang bersama. Ketika setiap pengguna saling menghargai dengan menerapkan etika sederhana selama perjalanan, suasana di dalam stasiun maupun kereta menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua," ujarnya.
Suara penumpang
Salah satu penumpang, Diyah, menilai layanan LRT Jabodebek relatif aman dan nyaman meski pada jam sibuk. Ia menyarankan perencanaan perjalanan dari rumah untuk efisiensi waktu.
"Saya pikir sejauh ini LRT Jabodebek masih aman dan nyaman, meski di jam sibuk jika dibandingkan moda transportasi lain. Yaa, kalau mau lebih nyaman lagi naik LRT Jabodebek, pahami dulu jarak rumah, jadwal kereta, dan durasi perjalanan kita ke tujuan. Insaallah akan lebih kondusif," kata Diyah.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Dengan panduan ini, pengelola berharap kepadatan di stasiun dapat berkurang dan alur penumpang menjadi lebih tertib. Kepatuhan pengguna menjadi kunci untuk menjaga kenyamanan bersama, terutama saat lonjakan penumpang pada pagi hari terus berulang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...