Cara Jaga Kesehatan saat El Nino: Minum, Lindungi Kulit, Atur Waktu
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino akan bertahan hingga awal 2027. Fenomena ini memicu musim kemarau lebih panjang dan suhu udara yang lebih tinggi dari rata-rata. Kementerian Kesehatan memperingatkan risiko kesehatan seperti dehidrasi, heatstroke, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang dapat meningkat akibat panas, debu, dan polusi udara.
Atasi dehidrasi: minum cukup dan konsumsi buah berair
Salah satu langkah paling sederhana namun penting adalah memenuhi kebutuhan cairan. Disarankan minum air putih minimal dua liter sehari dan tidak menunggu munculnya rasa haus. Rasa haus seringkali sudah menandakan adanya dehidrasi ringan.
Sertakan juga buah-buahan yang tinggi kandungan air seperti semangka, jeruk, dan mentimun untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh saat suhu tinggi. Pilihan makanan ini mendukung hidrasi tanpa menambah beban pencernaan.
Perlindungan dari luar: pakaian, tabir surya, dan pelindung kepala
Untuk melindungi tubuh dari panas berlebih, pakailah pakaian berbahan katun dan berwarna cerah agar panas tidak mudah terserap. Selain itu, gunakan tabir surya dengan minimal SPF 30 untuk mencegah iritasi dan kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet.
Jika beraktivitas di luar ruangan, pertimbangkan penggunaan topi atau payung sebagai perlindungan tambahan. Langkah ini membantu mengurangi paparan langsung sinar matahari dan menurunkan risiko sengatan panas.
Atur waktu beraktivitas: hindari jam puncak panas
Kurangi aktivitas fisik berat antara pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Pada rentang waktu ini intensitas radiasi ultraviolet mencapai puncak dan dapat memicu kenaikan suhu tubuh secara tiba-tiba sampai terjadi heatstroke.
Semua kelompok umur berisiko, namun bayi dan lansia lebih rentan mengalami komplikasi serius. Mengatur jadwal kegiatan di luar ruangan dapat menurunkan risiko kelelahan, dehidrasi, dan gangguan kesehatan lain.
Langkah tambahan dan rekomendasi
- Perhatikan kebersihan rumah dan kurangi paparan debu untuk mencegah ISPA.
- Untuk orang dengan penyakit kronis, konsultasikan penyesuaian obat dan pola minum dengan tenaga kesehatan.
- Perhatikan tanda-tanda bahaya seperti pusing hebat, mual, kebingungan, atau penurunan kesadaran dan segera cari pertolongan medis jika muncul.
Menjaga hidrasi, melindungi kulit, dan mengatur jadwal aktivitas merupakan langkah sederhana namun efektif untuk meminimalkan dampak kesehatan selama periode El Nino. Kesadaran dan tindakan preventif akan membantu menurunkan risiko gangguan kesehatan masyarakat selama musim kemarau berkepanjangan.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Kebakaran TPA Jatiwaringin Picu Gangguan Kesehatan di Tangerang
Kebakaran TPA Jatiwaringin (7 Juli 2026) memicu polusi gas dan PM2,5; ribuan personel serta helikopter diker...
6 Penyebab Katarak Usia Muda yang Perlu Diwaspadai
Katarak bisa menyerang usia muda. Kenali 6 penyebab utama, gejala, serta langkah pencegahan dan pengobatan a...
BPOM Susun Standar Nasional Batas Aman Mikroplastik
BPOM menyusun standar nasional batas aman mikroplastik untuk memperkuat pengawasan produk dan melindungi kes...
BPOM Siap Uji Produk Impor dan Obat Inovatif
BPOM menyatakan laboratorium siap menguji lonjakan produk impor dan obat inovatif untuk menjaga keamanan dan...
BPOM Perluas Jejaring Laboratorium Global untuk Tingkatkan Kepercayaan Publik
BPOM kembangkan laboratorium nasional dan perluas jejaring internasional dengan dana ADB untuk tingkatkan pe...
BPOM Perkuat Laboratorium Terhubung di Lima Benua
BPOM perkuat laboratorium dan jejaring internasional hingga lima benua untuk memperketat pengawasan obat dan...