6 Penyebab Katarak Usia Muda yang Perlu Diwaspadai
Katarak tidak hanya dialami lansia. Kondisi ini juga bisa muncul pada orang usia produktif dan bahkan anak-anak. Penyebabnya beragam, mulai dari penyakit sistemik hingga cedera, sehingga deteksi dan pencegahan dini penting untuk melindungi penglihatan.
Enam penyebab utama katarak pada usia muda
- Diabetes: Kadar gula darah tinggi yang berlangsung lama merusak protein lensa dan mempercepat kekeruhan. Penderita diabetes berisiko mengalami katarak lebih dini.
- Trauma atau cedera mata: Benturan keras atau luka oleh benda tajam dapat merusak struktur lensa. Katarak akibat trauma bisa muncul segera atau beberapa waktu kemudian.
- Penggunaan steroid jangka panjang: Obat kortikosteroid dalam bentuk tablet, tetes mata, atau inhaler dapat meningkatkan risiko katarak jika dipakai tanpa pengawasan medis.
- Rabun jauh (miopia) berat: Minus tinggi kerap dikaitkan dengan munculnya katarak lebih awal, terutama pada generasi muda yang sering memakai layar.
- Paparan sinar ultraviolet (UV): Aktivitas di bawah sinar matahari tanpa perlindungan membuat lensa terpapar UV berulang, mempercepat kerusakan protein lensa.
- Kongenital (bawaan): Katarak pada bayi baru lahir dapat berhubungan dengan infeksi ibu selama kehamilan, seperti rubella atau toksoplasmosis.
Gejala dan tanda yang perlu diwaspadai
Gejala katarak pada usia muda mirip dengan pada lansia. Perhatikan tanda-tanda berikut:
- Penglihatan kabur atau berkabut.
- Mudah silau ketika melihat cahaya terang.
- Ukuran resep kacamata berubah cepat.
Pemeriksaan, pengobatan, dan pencegahan
Pemeriksaan mata rutin sangat penting, terutama bagi mereka dengan faktor risiko seperti diabetes atau minus tinggi. Saat katarak mengganggu aktivitas, tindakan operasi pengangkatan lensa keruh dan pemasangan lensa intraokular dapat dipertimbangkan. Teknologi bedah saat ini membuat prosedur lebih aman dan hasil penglihatan lebih baik.
Langkah pencegahan sederhana namun efektif meliputi menjaga kontrol gula darah, menggunakan pelindung mata saat berisiko cedera, menghindari penggunaan steroid tanpa resep, serta memakai kacamata hitam berpelindung UV saat di luar ruangan.
Kapan harus ke dokter
Jangan menunda pemeriksaan bila Anda mengalami perubahan penglihatan atau memiliki faktor risiko. Deteksi dini menentukan pilihan pengobatan dan hasil jangka panjang.
KMN EyeCare menyediakan layanan pemeriksaan mata menyeluruh dan operasi katarak yang ditangani dokter spesialis mata berpengalaman dengan dukungan teknologi modern. Jadwalkan konsultasi untuk memastikan penglihatan Anda tetap terjaga di usia produktif.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mengenal Ikan Sidat: Omega-3 Tinggi, Potensi Pangan dan Ekonomi
Ikan sidat kaya Omega-3 (DHA & EPA) dan nutrisi lain, berpotensi jadi sumber pangan bergizi sekaligus komodi...
Paparan Panas Ancaman Kulit: Wardah Perkenalkan Sunscreen dengan Heat Defense
Wardah perkenalkan sunscreen dengan teknologi Heat Defense pada acara di Jakarta, 3 Oktober 2026, untuk lind...
Hari Hewan Sedunia: 5 Penyakit Zoonosis yang Perlu Diwaspadai
Pada Hari Hewan Sedunia (4 Okt), kenali 5 penyakit zoonosis utama, cara penularan, dan langkah pencegahannya...
Dinkes Jabar: Influenza Tipe A Mudah Menular dalam Keluarga
Dinkes Jawa Barat ingatkan influenza tipe A mudah menular di keluarga; isolasi mandiri dan pakai masker pent...
Nakes Tangerang Inspeksi Jajanan Sekolah untuk Cegah Pangan Tak Aman
Nakes Tangerang inspeksi jajanan sekolah untuk memastikan kebersihan, keamanan pangan, dan mendukung tumbuh...
Tangerang Waspadai Influenza Tipe A: Dinkes Imbau Orang Tua Waspada
Dinkes Kota Tangerang imbau orang tua waspada terhadap influenza tipe A; Kabupaten Tangerang melaporkan stat...