KAI Layani 1,39 Juta Penumpang di Sumut dan Rawat 129 Sarana
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengangkut 1.391.120 penumpang di Divisi Regional I Sumatra Utara pada paruh pertama 2026 dan menyelesaikan perawatan berat terhadap 129 sarana. Manajemen merilis data kinerja ini pada Jumat, 10 Juli 2026, sebagai bagian upaya menjaga layanan tetap aman dan andal.
Kinerja penumpang dan dominasi rute
Volume penumpang meningkat sekitar 5% dibandingkan periode sebelumnya. Tiga layanan utama mendominasi pergerakan penumpang di regional ini.
| Layanan | Rute | Penumpang |
|---|---|---|
| Sribilah | Medan–Rantauprapat (pp) | 419.637 |
| Putri Deli | Medan–Tanjungbalai | 649.892 |
| Siantar Ekspres | Medan–Pematangsiantar | 272.759 |
| Total regional | 1.391.120 |
Ketiga layanan tersebut menyumbang sekitar 96,5% dari total penumpang di wilayah Divre I Sumatra Utara. Selama masa libur sekolah, layanan kereta juga melayani 141.799 penumpang.
Perawatan sarana di Balai Yasa Pulubrayan
Balai Yasa Pulubrayan berhasil menyelesaikan program perawatan armada sebesar 100%. Pada paruh pertama tahun ini, fasilitas bengkel melakukan perawatan berat terhadap 5 lokomotif, perbaikan 18 kereta penumpang, dan 102 gerbong barang.
Selain itu, bengkel memodifikasi dua unit kereta ekskonservasi menjadi unit penolong darurat untuk menghadapi rintangan di jalur. Pengelola menegaskan kapasitas perawatan perlu dipertahankan dan dikembangkan sejalan kebutuhan operasi.
Jaringan rel dan cakupan layanan
Jaringan rel aktif sepanjang 476,460 kilometer membentang melintasi 13 kabupaten/kota dan menghubungkan 43 stasiun operasional di Sumatra Utara. Infrastruktur ini menjadi tulang punggung mobilitas penumpang dan barang di wilayah setempat.
Konektivitas Aceh dan dukungan data
"Konektivitas Sumatra Utara–Aceh masih berada dalam proses kajian. KAI dapat memberikan dukungan berupa data operasi, kebutuhan sarana, proyeksi pelayanan, dan kemampuan teknis. Sementara proses tersebut berjalan, prioritas kami adalah memastikan layanan yang telah digunakan masyarakat di Sumatra Utara tetap aman dan andal,"
Penjelasan itu disampaikan oleh Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba. Ia menegaskan perencanaan pengembangan jaringan harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat serta kelayakan operasi.
"KAI menjaga layanan di Sumatra Utara agar tetap andal sekaligus menyiapkan kemampuan teknis untuk mendukung kebijakan pemerintah. Apabila hasil kajian mengarah pada pengembangan konektivitas menuju Aceh, KAI siap menjalankan peran sesuai kewenangan dan penugasan yang diberikan,"
Ujaran tersebut disampaikan oleh Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya.
Data kinerja dan capaian perawatan ini menjadi dasar bagi KAI dan pemangku kepentingan untuk merumuskan peningkatan kapasitas layanan, sambil mempertahankan keselamatan dan keandalan operasional di Sumatra Utara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...