Komisi XI Tetapkan Destry Damayanti Sebagai Gubernur BI 2026-2031
Komisi XI DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031 setelah uji kepatutan dan kelayakan berlangsung pada 26-27 Agustus 2026 di Gedung DPR. Penetapan dilakukan melalui musyawarah internal komisi dan menjadi langkah awal sebelum pengesahan di rapat paripurna.
Penetapan di Komisi XI
Rapat Komisi XI yang digelar dua hari berakhir dengan keputusan bulat untuk mengusulkan satu nama sebagai Gubernur BI. Proses itu mengikuti tugas yang diberikan pimpinan DPR berdasarkan pengajuan Presiden.
Nama yang ditetapkan
Selain Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, Komisi XI juga menetapkan dua pejabat lain untuk jajaran Dewan Gubernur. Aida S. Budiman ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior dan Solikhin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031.
Perkataan pimpinan Komisi
"Kita melalui keputusan internal, musyawarah dan mufakat telah menetapkan Ibu Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031," kata Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun di gedung DPR, Kamis, 27 Agustus 2026.
Langkah selanjutnya
Keputusan Komisi XI akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI untuk penetapan resmi. Menurut Komisi XI, penetapan di paripurna dijadwalkan pada 1 September 2026, sehingga proses pergantian di tingkat Dewan Gubernur dapat berjalan sesuai jadwal.
Latar belakang pengajuan
Ketiga nama tersebut diajukan oleh Presiden RI melalui Surat Presiden kepada pimpinan DPR. Setiap nama diajukan sebagai calon tunggal untuk jabatan masing-masing, sesuai mekanisme pengisian posisi strategis di lembaga negara.
Pengunduran diri Gubernur sebelumnya
Proses suksesi ini berlangsung setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia atas alasan pribadi. Dengan penetapan Komisi XI, DPR melanjutkan proses formal penggantian sejumlah pimpinan di bank sentral.
Dengan selesainya tahap uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI, fokus bergeser ke keputusan paripurna sebagai tahap akhir pengesahan.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
IHSG Naik 116,06 Poin pada Penutupan 27 Agustus 2026
IHSG ditutup naik 116,06 poin menjadi 6.521,75 pada 27 Agustus 2026, terdorong kepastian calon Gubernur BI d...
OJK Perkuat Startup Fintech Lewat Akselerator
OJK luncurkan OJK Fintech Startup Accelerator untuk menjembatani startup fintech ke industri, investor, dan...
Indonesia Butuh 12 Juta Talenta Digital hingga 2030, Wamenkomdigi
Wamenkomdigi Nezar Patria menyebut Indonesia butuh sekitar 12 juta talenta digital hingga 2030 untuk menopan...
OJK: Akun Keuangan Digital Capai 22,93 Juta per Juli 2026
OJK: Jumlah akun keuangan digital mencapai 22,93 juta per Juli 2026; nilai transaksi kripto Rp20,52 triliun,...
OJK Tekankan Literasi di Tengah Ledakan Pengguna Keuangan Digital
OJK minta literasi ditingkatkan seiring 22,93 juta akun keuangan digital untuk cegah penipuan dan investasi...
Pemerintah Diversifikasi PNBP lewat SDA, Aset, dan Layanan
Pemerintah diversifikasi PNBP lewat optimalisasi SDA, aset negara, dan layanan K/L untuk memperkuat pendapat...