AiMOGA Tunjukkan Potensi Robot Humanoid Mornine di Indonesia
AiMOGA Robotics mendorong ekspansi robot humanoid Mornine ke Indonesia pada 27 Agustus 2026, menilai pasar Tanah Air berpotensi besar untuk penerapan robot pada otomotif, ritel, layanan kesehatan, dan layanan publik. Perusahaan menekankan pentingnya sertifikasi keselamatan dan perlindungan data sebelum penerapan komersial.
Produk dan sertifikasi
Mornine adalah robot humanoid yang telah dipakai dalam sejumlah skenario nyata, termasuk di jaringan diler otomotif di Indonesia. Menurut perusahaan, fokus utama adalah memastikan keselamatan, keandalan operasional, dan perlindungan data sebelum meluaskan pemakaian.
Perangkat ini telah memenuhi beberapa standar utama Uni Eropa dan Amerika Serikat, yaitu:
- CE-MD (Machinery Safety Directive)
- EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection)
- CE-RED (Radio Equipment Directive)
- FCC (Federal Communications Commission)
Sertifikasi tersebut diperoleh melalui proses penilaian TÜV Rheinland, lembaga pengujian dan inspeksi yang diakui secara internasional.
Potensi pasar dan skenario penggunaan
AiMOGA menyatakan Mornine sudah diterapkan dalam lebih dari 100 skenario nyata di berbagai sektor dan kini hadir di lebih dari 60 negara dan wilayah. Di Asia Tenggara, perusahaan memperkuat jejaknya melalui Indonesia, Malaysia, serta partisipasi di pameran dan pusat pengalaman teknologi di Thailand dan Vietnam.
Sektor yang dibidik meliputi:
- Otomotif (diler dan layanan pelanggan)
- Ritel (pemanduan dan konsultasi)
- Layanan kesehatan dan publik
- Operasional yang membutuhkan interaksi langsung manusia-teknologi
Demonstrasi dan implementasi riil
Pada World Robot Conference 2026 di Beijing, AiMOGA memamerkan penggunaan Mornine secara real-time. Demonstrasi mencakup pemanduan tamu, layanan konsultasi, penerimaan tamu, dan interaksi dengan pelanggan—menunjukkan kemampuan robot untuk beroperasi dalam lingkungan layanan publik dan komersial.
"Pengalaman implementasi di berbagai negara menjadi bagian penting dalam membawa teknologi robotika ke penggunaan nyata. Bagi AiMOGA Robotics, sertifikasi menjadi awal perjalanan sebuah robot menuju penerapan di dunia nyata," ujar Zhang Guibing, President of AiMOGA Robotics.
Tantangan dan prospek
Meskipun peluang besar, AiMOGA mengakui bahwa penerapan robot humanoid di Indonesia perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri lokal, regulasi, dan kesiapan ekosistem teknologi. Perusahaan berencana terus memperluas penerapan dan memperkuat posisi sebagai mitra teknologi untuk pasar domestik dan internasional.
"Kami akan terus memperluas penerapan teknologi robotika di berbagai sektor. Sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra teknologi bagi industri di Indonesia maupun pasar internasional," tambah Zhang.
Perkembangan ini membuka ruang bagi kolaborasi antara penyedia teknologi, pelaku industri, dan regulator untuk menciptakan standar aman dan praktik terbaik bagi integrasi robot humanoid di berbagai layanan publik dan komersial.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
NASA Siapkan SunRISE Pantau Ledakan Matahari 2027
NASA menargetkan peluncuran misi SunRISE pertengahan 2027 untuk memantau gelombang radio ledakan Matahari da...
Hari Komunikasi Damai: Etika Komunikasi Digital yang Diperlukan
Peringatan 7 Oktober mendorong etika komunikasi digital untuk mencegah kebencian, misinformasi, dan perundun...
NASA Uji Metode Hadapi Tetesan Air Superdingin di Awan
NASA menguji metode baru di Icing Research Tunnel untuk memahami dan mengatasi bahaya pembentukan es dari te...
HP OmniBook 5 Tantang MacBook Neo di Segmen Laptop Terjangkau
HP OmniBook 5 diluncurkan 5 Oktober 2026 dan menantang MacBook Neo lewat layar OLED, pilihan prosesor, dan k...
Apa Itu Black Hole? Fakta Ilmiah dan Penjelasan NASA
Ringkasan definisi black hole, event horizon, accretion disk, dan cara astronom mengamatinya menurut penjela...
Pemeriksaan Ci Mehong Soroti Bahaya Manipulasi Konten Digital
Pemeriksaan Ci Mehong di Polda Metro menyoroti risiko manipulasi konten digital yang mengubah konteks dan me...