Puan Maharani Tampil Anggun dengan Kebaya Hijau Olive di Sidang
Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada Jumat, 14 Agustus 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Ia mengenakan kebaya brokat berwarna hijau olive yang terinspirasi kebaya Sunda dengan detail ribbon applique. Penampilan ini menarik perhatian di antara rangkaian agenda kenegaraan yang berbarengan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Penampilan dan detail kebaya
Puan memadukan kebaya hijau olive dengan selendang hijau tua dan kain bernuansa senada. Model kebaya mengacu pada gaya Sunda dan menonjolkan sentuhan brokat serta aplikasi pita. Tampilan tersebut tampil elegan namun tetap memberi kesan resmi untuk acara kenegaraan.
Foto bersama dan jalannya sidang
Sebelum sidang dimulai, Puan berfoto bersama Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta pimpinan MPR dan DPR RI di lobi Gedung Nusantara. Sidang Tahunan sendiri berlangsung dengan agenda laporan kinerja lembaga negara dan pidato kenegaraan Presiden.
Rapat paripurna dan jadwal DPR
Setelah Sidang Tahunan dan Sidang Bersama usai, DPR RI melanjutkan agenda dengan Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Rapat dijadwalkan berlangsung pada 14.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Puan Maharani sebagai Ketua DPR.
Dalam rapat paripurna itu, Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato terkait Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027. Puan juga akan menyampaikan pidato pembukaan masa persidangan DPR RI sebagai bagian dari agenda formal parlemen.
Harapan terhadap RAPBN 2027
Puan berharap penyampaian RAPBN 2027 memberi gambaran jelas tentang program prioritas pemerintah. Ia menekankan pentingnya program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.
“Tentu saja kita berharap pada penyampaian RAPBN tahun anggaran 2027, kita akan mendengar bagaimana Pemerintah menyampaikan program-program prioritasnya. Yang tentu saja nanti akan bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara.”
Pernyataan tersebut disampaikan Puan di Jakarta pada Rabu, 12 Agustus 2026. Pernyataan ini menegaskan fokus DPR dan pemerintah pada prioritas-program anggaran yang berdampak luas.
Secara keseluruhan, penampilan Puan pada Sidang Tahunan menambah nuansa formal sekaligus simbolik dalam rangkaian momentum kenegaraan. Perhatian publik kini beralih pada pembahasan RAPBN 2027 yang akan menentukan arah program prioritas pemerintah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Arjan: Pengaruh Multatuli pada Buku tentang Lebak dan Kolonialisme
Arjan menyebut gaya non-linear Multatuli memengaruhi cara ia menulis buku tentang Lebak dan kolonialisme, di...
Sejarah Hari Pramuka: Mengapa 14 Agustus Diperingati?
Hari Pramuka diperingati tiap 14 Agustus untuk mengenang pengukuhan Gerakan Pramuka pada 1961 dan perannya d...
Muzani: Etika Jadi Syarat Kritik dalam Demokrasi
Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan kritik dalam demokrasi harus disampaikan dengan etika, tanggung jawab, dan...
Junaidi: Pertumbuhan Ekonomi Harus Tingkatkan Kesejahteraan
Ahmad Junaidi minta pemerintah targetkan pertumbuhan inklusif dan arahkan anggaran untuk manfaat nyata demi...
14 Agustus: Daftar Peringatan dan Peristiwa Bersejarah
14 Agustus menandai Hari Pramuka, Hari Kaligrafi Sedunia, kemerdekaan Pakistan, dan momen akhir Perang Dunia...
Aksi Damai di Gerbang Pemuda GBK, Lalu Lintas Mulai Padat
Aksi damai sejak 10.45 WIB di Gerbang Pemuda GBK membuat arus menuju Jalan Gerbang Pemuda padat; Polda Metro...