Jokowi Duduk Bersama Tiga Mantan Wapres di Sidang Tahunan MPR 2026
Presiden Joko Widodo hadir dalam Sidang Tahunan MPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026, dan duduk berdampingan dengan tiga mantan Wakil Presiden RI. Sidang ini bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan dihadiri anggota MPR, DPR, DPD, serta jajaran pemerintahan dan undangan.
Kehadiran Jokowi dan mantan Wakil Presiden
Jokowi duduk di antara Wakil Presiden ke-11, Boediono, dan Wakil Presiden ke-13, Ma'ruf Amin. Di sisi lain tampak Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, mengikuti jalannya persidangan dengan khidmat. Kehadiran para mantan pejabat negara itu menarik perhatian peserta dan tamu undangan selama acara berlangsung.
Detail penampilan dan suasana sidang
Boediono tampil dengan setelan jas abu-abu gelap, kemeja putih, dan dasi merah bermotif. Jokowi mengenakan jas hitam, kemeja putih, serta dasi gelap—terlihat pula pin bernomor 81 di dada kirinya. Ma'ruf Amin tampak menggunakan peci hitam, busana gelap, dan sorban putih khas penampilannya. Sementara Jusuf Kalla berseragam jas biru gelap dengan kemeja putih dan dasi merah muda.
Keempat tokoh mengikuti rangkaian sidang dalam suasana resmi dan tertib. Kehadiran mereka menjadi salah satu fokus perhatian media dan undangan yang hadir di Kompleks Parlemen.
Tidak hadir: SBY dan Megawati
Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, tidak hadir karena sedang menjalani pengobatan di Amerika Serikat. Sedangkan Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri, juga tidak terlihat hadir dalam acara tersebut.
Agenda utama Sidang Tahunan
Sidang tahunan ini menjadi ajang penyampaian laporan dan pidato kenegaraan terkait kinerja lembaga negara dan rencana kerja pemerintahan. Rangkaian utama dimulai pagi hari dan dijadwalkan berjalan sepanjang hari.
- Pukul 08.30 WIB dimulai rangkaian utama sidang.
- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan laporan kinerja lembaga negara dan pidato kenegaraan.
- Pukul 13.30 WIB Presiden kembali memberi keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Implikasi dan kelanjutan
Sidang Tahunan MPR RI 2026 menegaskan peran forum kenegaraan dalam menyampaikan capaian dan rencana pemerintah menjelang tahun anggaran berikutnya. Jadwal pidato dan penyampaian RUU APBN menjadi momen penting bagi legislasi dan kebijakan fiskal tahun depan. Seluruh rangkaian acara tetap berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan dengan kehadiran pejabat negara dan tamu undangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Arjan: Pengaruh Multatuli pada Buku tentang Lebak dan Kolonialisme
Arjan menyebut gaya non-linear Multatuli memengaruhi cara ia menulis buku tentang Lebak dan kolonialisme, di...
Sejarah Hari Pramuka: Mengapa 14 Agustus Diperingati?
Hari Pramuka diperingati tiap 14 Agustus untuk mengenang pengukuhan Gerakan Pramuka pada 1961 dan perannya d...
Muzani: Etika Jadi Syarat Kritik dalam Demokrasi
Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan kritik dalam demokrasi harus disampaikan dengan etika, tanggung jawab, dan...
Junaidi: Pertumbuhan Ekonomi Harus Tingkatkan Kesejahteraan
Ahmad Junaidi minta pemerintah targetkan pertumbuhan inklusif dan arahkan anggaran untuk manfaat nyata demi...
14 Agustus: Daftar Peringatan dan Peristiwa Bersejarah
14 Agustus menandai Hari Pramuka, Hari Kaligrafi Sedunia, kemerdekaan Pakistan, dan momen akhir Perang Dunia...
Aksi Damai di Gerbang Pemuda GBK, Lalu Lintas Mulai Padat
Aksi damai sejak 10.45 WIB di Gerbang Pemuda GBK membuat arus menuju Jalan Gerbang Pemuda padat; Polda Metro...